![]()
Bekasi – MCN.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) menggelar kegiatan khitanan massal anak yatim dan dhuafa di kompleks Masjid Ar-Romlah, Nirvana, Perumahan Bina lindung, Jatiwaringin, Kota Bekasi, Minggu (29/6/2025). Ketua Umum DPP FPMM Umar Key juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
Turut hadir pada kesempatan ini, mantan anggota DPRD RI asal Sulawesi Tenggara, Drs H. Hasan, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Inggrid Kansil, Ketua Umum DPP FPMM H. Umar Key Ohoitenan, S.H, Wakil Ketua Umum DPP FPMM M. Syahril Wasahua, Sekjen DPP FPMM Elbarack Husain, dan seluruh DPP FPMM, serta para Ketua DPD dan DPW FPMM. Hadir pula perwakilan ormas, tim medis yang dipimpin Deputi Kesehatan DPP Partai Demokrat Dokter Trivena, dan Deputi BPJK Khairul Anwar serta sejumlah undangan lainnya baik dari Kepolisian dan Bhabinsa, selain ustad.
Kegiatan khitanan massal dilakukan dalam kolaborasi FPMM dengan Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono. Ini merupakan kolaborasi pertama antara DPP FPMM dengan partai politik.
Menurut Sekjen DPP FPMM Elbarack Husain, kegiatan sunatan massal sudah menjadi program rutin DPP FPMM dan pada tahun ini kegiatan tersebut bertepatan dengan momentum umat Islam merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah.
Elbarack mengatakan bagi seorang lelaki muslim yang sudah aqil balig sunat merupakan suatu ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT. Setelah disunat, seorang anak akan menjalankan ajaran Islam seperti shalat. Di situ, peran orangtua dan orang dewasa sangat penting dalam menuntun sang anak menjadi seorang muslim.
Kegiatan dari Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPP FPMM ini menarik perhatian beberapa perempuan dari ormas dan organisasi pemuda lainnya. Program pemberdayaan masyarakat kecil dan kaum dhuafa itu telah lama menjadi kegiatan rutin setiap tahun yang digelar ormas FPMM pimpinan H. Umar Key Ohoitenan, S.H.
Belum berselang lama, DPP FPMM Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak juga menggelar kegiatan donor darah, yang melibatkan banyak donor. Darah pendorong itu kemudian disalurkan kepada instansi resmi pemerintah DKI Jakarta, yang pada gilirannya digunakan untuk membantu mereka yang sakit dan membutuhkan donor darah.
Endang, Sekretaris DPD BPKI Banten, mengatakan dirinya sangat mendukung kegiatan Bidang PPA FPMM ini. “Ya, ormas lain juga mempunyai Srikandi-Srikandinya. Apa yang dilakukan Bidang PPA FPMM Ini patut dicontoh. Karena apa yang dilakukan para srikandi FPMM ini semangat sangat bagus sekali menjadi contoh untuk semua ormas. Kita tahu, dalam banyak DPP ormas itu peran perempuan belum banyak diberi peluang. Nah, Ini harus diterapkan ke bawah, ke tingkat DPD, DPW, DPC, sampai ranting. Kolaborasi ini harus ada. Ini bagus sekali. Saya tahu, DPP FPMM Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak ini sangat aktif. Saya sangat mendukung. Saya berterima kasih sudah diundang,” tutur Endang.
Purwaningsih dari ormas Bang Jafar, Cipayung, Jakarta Timur, merasa bangga dengan kegiatan ini. “Semoga bisa dicontohkan oleh ormas-ormas lain karena sangat positif, di samping juga sangat membantu anak yatim dan dhuafa. Itu riil dalam masyarakat kita. Dalam masyarakat, kendala biaya cukup terasa dalam melakukan khitanan. Maka khitanan massal ini sangat membantu. Saya sebagai perwakilan ormas Bang Jafar juga mendukung, semoga ke depan bisa mengajak ormas lain untuk ikut seperti ini,” katanya.
Ibu Yani dari Kembang Rapa, melihat kegiatan dari DPP FPMM Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak ini bagus dan positif dan masyarakat makin tahu apa yang dilakukan ormas kepada mereka. “Di sini juga kita bisa ambil inspirasi bahwa kaum perempuan bisa berjuang untuk mandiri dan membantu masyarakat,” ujar Yani. Sementara, Ibu Nur melihat kegiatan khitanan massal ini terlaksana dengan baik sesuai rencana.
Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPP FPMM, Erna Tamher mengatakan dalam kegiatan khitanan massal ini dirinya ikut tercerahkan untuk bekerja sama dengan perempuan-perempuan hebat yang ada dalam organisasi lainnya.
“Saya kira, kami harus bisa bekerja sama, agar kita yang tadinya tidak tahu dan tidak mengenal satu sama lain, sekarang kami tahu dan saling mengenal. Seperti saat ini, tadinya kami tidak tahu, tapi akhirnya kami menjadi tahu dan bergandeng tangan bersama untuk terus memajukan organisasi perempuan yang terbaik untuk menolong sesama manusia. Khususnya, hari ini, untuk anak yatim dan kaum dhuafa. Kami akan pikirkan bagaimana perempuan-perempuan hebat dalam ormas-ormas ini bisa bersatu dan bekerja sama,” tutur Erna.
Ali Akhbar, Wasekjen DPP KNPI menilai peran serta FPMM di tengah masyarakat terbilang sudah sangat dekat dan menyatu, sehingga mau membantu anak yatim dan kaum dhuafa dalam kegiatan sunatan massal ini. “Ini bisa dicontohkan oleh ormas dan organisasi kepemudaan lainnya di tanah air. Dengan langkah ini kita semua bisa saling membantu rakyat yang tidak mampu sehingga semuanya sama-sama berbahagia.
“Saya melihat Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPP FPMM ini sangat aktif. Selama dua bulan terakhir saja, saya melihat kegiatan-kegiatan sosial penting yang mereka gelarkan kepada masyarakat. Sepanjang pengalaman saya, ini berbeda dengan ormas lain. Sehingga saya secara pribadi sangat mendukung FPMM karena semakin peduli pada kebutuhan masyarakat,” ujar Ali Akhbar.
Dalam dua bulan terakhir ada tiga kegiatan sosial yang digulirkan FPMM kepada masyarakat. “Tentu saja ini bisa dibilang hebat, karena tak semua ormas bisa seperti ini. Bantuan itu benar-benar langsung ke sasaran, benar-benar disosialisasi ke masyarakat dan memperkenalkan FPMM ke masyarakat sebagai ormas yang peduli pada masyarakat,” pungkas Ali Akhbar.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Inggrid Kansil mengatakan dirinya terkesan dengan kaum perempuan FPMM yang hadir dan bekerja sebagai panitia. “Saya justru melihat di sini, mayoritas anggota panitianya perempuan. Saya yakin mereka telah melakukan kegiatan ini dengan tulus, di samping tugas mereka dalam keluarga. Mereka peduli pada masyarakat, khusus terhadap anak-anak, generasi masa depan bangsa. Ibu adalah pendidik utama, sehingga kegiatan ini ikut mengedukasi masyarakat Muslim,” pungkas Ibu Inggrid Kansil.
Inggrid Kansil berharap, sinergitas Partai Demokrat dengan organisasi FPMM tidak sebatas hari ini, tapi lebih banyak lagi. “Saya senang, Pak Umar Key telah mengorkestrasi kegiatan ini dengan hati. Dia punya visi sosial yang sangat tinggi, sama seperti Ketum kami, Mas AHY. Kami rasa, sinergitas dengan FPMM ini memberi inspirasi bagi Partai Demokrat,” tutur Inggrid Kansil.**(Rika)



More Stories
Sikap dan Pernyataan Ketua Umum FPMM Umar Kei Terhadap Peristiwa di Maluku Tenggara
LMP dan M1R Kecam Dugaan Penghinaan Profesi Serta Rasisme Oleh Oknum Manajer Kursus Bahasa Inggris di Kelapa Gading
Perkuat Silaturahmi, FBR Korwil Jakarta Pusat Gelar Halal Bi Halal Bersama Heri Kustanto, S. H