Agustus 1, 2026

Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Minta JUP Lunasi Hutang Ke Pasar Jaya, Berikan Apresiasi Pada Umar Key

Spread the love

Loading

Jakarta -Mediacitranusantara.com- Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta menggelar rapat penyelesaian hutang-piutang antara PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) dengan Perumda Pasar Jaya, Kamis (30/7/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Ahmad Lukman Jupiter.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Utama Pasar Jaya, Direktur Utama JUP, perwakilan BP BUMD, PTSP, Dinas Perhubungan, pihak swasta PT Mandiri Kreasi Kolaborasi, serta Umar Key Ohoitenan selaku pemilik PT Unggul Karya.

Ketua Pansus Ahmad Lukman Jupiter menegaskan bahwa utang JUP kepada Pasar Jaya telah berlarut-larut sejak tahun 2020 akibat kerja sama pengelolaan di 27 titik parkir. Rapat ini bertujuan memastikan kewajiban PT JUP dapat segera diselesaikan. Dalam forum tersebut, tercapai kesepakatan skema pembayaran, di mana PT JUP akan melunasi kewajibannya secara bertahap sebesar Rp1 miliar setiap tiga bulan.

Sementara itu, Umar Key Ohoitenan hadir mewakili PT Unggul Karya serta membahas konteks utang PT BMS kepada JUP dan Pasar Jaya. Ia menjelaskan sejarah pengelolaan 35 titik parkir di era Gubernur Anies Baswedan, yang kemudian diserahkan kepada JUP, hingga tersisa 27 titik yang kini dikelola Pasar Jaya.

Umar menekankan bahwa persoalan yang dibahas lebih tepat disebut sebagai “kurang bayar” dan bukan sekadar hutang. Ia juga menunjukkan bukti komitmen pribadi dengan telah membayar uang muka (DP) sebesar Rp2 miliar guna membantu penyelesaian masalah tersebut, serta memohon kehadiran Dirut Pasar Jaya dalam pertemuan selanjutnya agar permasalahan dapat dibahas secara tuntas dan transparan.

“Saya hadir membawa dokumen lengkap untuk membantu mencari solusi. Saya mendukung Pansus ini, karena masalah ini harus diselesaikan dan tidak boleh berlarut-larut,” ujar Umar.

Menanggapi hal itu, Ketua Pansus Jupiter memberikan apresiasi tinggi terhadap itikad baik Umar Key yang hadir dan terbuka menyampaikan data kekurangan yang harus diselesaikan.

“Kami mengapresiasi Umar Key. Kami juga meminta JUP dan Pasar Jaya segera menemukan titik temu terbaik. Pihak JUP harus memiliki niat baik untuk menyelesaikan hutang tersebut,” tegas Jupiter.

Pansus berharap skema cicilan tersebut segera berjalan agar pendapatan Pasar Jaya tidak terus tertahan, serta tata kelola perparkiran di DKI Jakarta berjalan lebih tertib, akuntabel, dan transparan tanpa kebocoran keuangan daerah. **(RN)