Juli 24, 2026

Ketua Umum FPMM Umar Key Ohoitenan Ajak Jurnalis Maluku Bangun Daerah Lewat Pemberitaan Berbasis Fakta

Spread the love

Loading

Bekasi – Mediacitranusantara.com -Ketua Umum DPP Front Pembela Muslim Maluku (FPMM), H. Umar Key Ohoitenan, S.H., mengajak seluruh insan pers di Maluku untuk turut membangun daerah melalui pemberitaan yang benar, berimbang, dan berlandaskan fakta di lapangan. Mengingat kekuatan pemberitaan sangat besar dalam membentuk opini masyarakat, pers masa kini diharapkan mampu menyajikan informasi yang objektif dan bertanggung jawab.

Seruan ini disampaikan Umar Key saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Provinsi Maluku di kediamannya, Binalindung, Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis (23/7/2026). Kunjungan berlangsung dalam rangka penyelenggaraan Musyawarah Nasional III PJS di Jakarta. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC Kepulauan Aru, DPC Kepulauan Tanimbar, DPC Kabupaten Buru, serta jajaran pengurus DPD PJS Maluku.

Umar menyambut hangat dan mengapresiasi kehadiran para jurnalis asal tanah kelahirannya. Dalam kesempatan itu, ia membagikan perjalanan hidupnya yang bermula dari keluarga sederhana di Kepulauan Kei. Berbekal nasihat orang tua dan prinsip menghargai sesama sebagai saudara, ia berani merantau ke Jakarta dan memulai perjalanan dari bawah.

“Awalnya saya bekerja sebagai sopir, bergabung bersama John Key, Hercules, dan Ongen Sangadji. Pengalaman itu mengajarkan saya nilai kejujuran, kerja keras, dan pentingnya menjalin persahabatan dengan siapa saja,” ujar Umar.

Kini, Umar telah mendirikan perusahaan sendiri, PT Mida Mitra Mandiri — namanya diambil dari gabungan nama kedua anaknya — yang telah menyerap lebih dari seribu tenaga kerja, putra-putri Maluku, Papua, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan berbagai daerah di Indonesia Timur.

Selain membuka lapangan kerja, Umar dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi melalui pemberian beasiswa, santunan anak yatim, bantuan sembako, serta pendampingan warga Maluku yang berobat di Jakarta. “Saya bekerja bukan hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk membantu mereka yang benar-benar membutuhkan uluran tangan,” tegasnya.

Kepada para jurnalis, Umar mengingatkan agar setiap pemberitaan senantiasa berpegang pada fakta, terverifikasi, dan sejalan dengan Undang-Undang Pers serta Kode Etik Jurnalistik. Terutama dalam mengangkat isu dugaan korupsi atau penyalahgunaan kekuasaan, pers wajib mengutamakan klarifikasi dan verifikasi guna menjaga keobjektifan. Pemberitaan yang tidak didukung data dan fakta justru berpotensi melahirkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Maluku masih terus berjuang mensejahterakan rakyatnya. Oleh karena itu, kita butuh kerja sama semua pihak dan solusi yang membangun. Saya yakin rekan-rekan pers adalah orang-orang cerdas, sehingga tulisan yang kalian sajikan hendaknya berimbang dan konstruktif, bukan yang memecah belah masyarakat Maluku yang kita cintai,” pesan Umar.

Pada kesempatan yang sama, Umar juga menyampaikan bahwa pada pagi harinya kediamannya dikunjungi Anggota DPD RI Fahira Idris, S.E., M.H. Dalam pertemuan tersebut, Fahira memuji pengabdian dan kegiatan sosial yang terus digelar Umar beserta FPMM, baik di Jakarta maupun daerah lain. Fahira pun mendorong agar putra-putri Maluku, termasuk Umar Key dan para kader perempuan FPMM, berani terjun ke dunia politik guna memberikan kontribusi yang lebih luas bagi bangsa dan negara. **(RN)