Juli 21, 2026

SMKN 61 Jakarta Resmi Buka Madabintal Calon Taruna-Taruni Angkatan XIX

Spread the love

Loading

Jakarta – Mediacitranusantara.com
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 61 Jakarta secara resmi meluncurkan rangkaian Masa Dasar Pembinaan dan Mental (Madabintal) Calon Taruna-Taruni Angkatan XIX Tahun Ajaran 2026/2027. Pembukaan kegiatan dilaksanakan secara tertib dan berwibawa, beriringan dengan pelaksanaan upacara bendera hari Senin (20/7/2026) di Lapangan Upacara SMKN 61 Jakarta.

Sebanyak 154 peserta didik baru berstatus Calon Taruna-Taruni hadir dalam apel pembukaan. Sebelumnya, mereka telah menuntaskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari. Kini, para peserta bersiap mengikuti pembinaan fisik dan mental dalam program Madabintal yang berlangsung selama tiga bulan, terhitung dari Juli hingga September 2026.

Selama masa pembinaan, para calon taruna-taruni akan dibekali berbagai materi meliputi kedisiplinan, kepemimpinan, tata cara upacara, pengetahuan kemaritiman, serta pembentukan karakter yang tangguh dan berakhlak mulia.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Vivin Alviani Yamus, S.HI., bertindak selaku Inspektur Upacara sekaligus secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan arahan kepada seluruh peserta maupun jajaran pembina.

“Saya berpesan kepada seluruh calon taruna-taruni agar mengikuti rangkaian kegiatan Madabintal ini dengan gigih dan pantang menyerah. Kepada tim pembina, saya menitipkan pesan agar senantiasa memberikan materi dan pengalaman kepada peserta dengan kedisiplinan yang terukur, namun tetap dilandasi kasih sayang serta bimbingan yang penuh tanggung jawab” tegasnya.

Kegiatan Madabintal merupakan fondasi penting dalam sistem pendidikan di SMKN 61 Jakarta. Tujuannya adalah membentuk karakter taruna-taruni agar memiliki kedisiplinan tinggi, kepribadian tangguh, serta keseimbangan kompetensi akademik maupun non-akademik.

Dalam upacara tersebut juga dilaksanakan penyematan tanda peserta Madabintal. Melalui pembinaan intensif selama tiga bulan ini, diharapkan lahir calon taruna-taruni yang tidak hanya disiplin dan pantang menyerah, tetapi juga siap bersaing secara global di dunia industri kemaritiman masa depan.