![]()
Boyolali -Mediacitranusantara.com- Guna mendukung pertanian berkelanjutan dan menekan penggunaan bahan kimia berlebih, mahasiswa KKN Tematik 125 Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar pelatihan sekaligus praktik langsung pembuatan pestisida alami dari daun pepaya. Kegiatan yang dipimpin Eriska Damayanti Sitanggang ini dihadiri oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono.
Kegiatan pengabdian ini berlangsung di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Fadjar Hari Mardiansjah, S.T., M.D.P. dan Pangi, S.T., M.T., bertujuan membekali warga dengan keterampilan mengolah sumber daya alam lokal menjadi sarana pengendali hama yang murah namun efektif.

Daun pepaya dipilih karena mengandung senyawa aktif seperti papain, alkaloid, serta flavonoid yang mampu menghambat nafsu makan dan perkembangan hama tanaman. Selain itu, bahan ini sangat mudah didapat di lingkungan sekitar.
“Kami ingin mengajak warga melihat potensi alam di sekitar kita. Dengan memanfaatkan daun pepaya, kita bisa berhemat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari residu kimia,” ungkap Eriska.
Suasana kegiatan berjalan hangat dan interaktif. Para peserta tidak hanya mendengar materi, tetapi juga melihat langsung proses pembuatan hingga cara pemakaiannya. Warga pun menyambut positif inisiatif ini, mengapresiasi kesederhanaan bahan serta keamanan yang ditawarkan bagi kesehatan.
Diharapkan, ilmu yang didapat dapat terus diterapkan secara mandiri oleh para petani, sehingga Desa Tanjungsari semakin maju dengan praktik pertanian yang sehat, lestari, dan berdaya saing.



More Stories
PPAL Mancing Mania, Semarakkan Rangkaian HUT Ke-40 PPAL
Danlanal Bintan Wakili Dankodaeral IV Hadiri Aksi Penanaman Mangrove Serentak Hari Mangrove Sedunia 2026
Infast Bestari Dorong Pemerintah Bangun Perlindungan Sosial Universal, Kelas Menengah Dinilai Kian Rentan