Oktober 27, 2026

Kaban Kesbangpol Tolikara Andrus Kogoya Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Tolikara Tercinta

Spread the love

Loading

Jakarta – MCN.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Kabupaten Tolikara, Andrus Kogoya, mengapresiasi kerja keras dari semua pihak terkait (stakeholder) di Tolikara dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Tolikara.

Apresiasi itu datang dari pengalaman nyata yang dialami dalam menjalankan tugas Kesbangpol di Tolikara. Tak menutup mata terhadap berbagai dinamika yang ada, Andrus Kogoya melihat Tolikara justru semakin maju dan dewasa.

Dalam Pilkada Tolikara, Mahkamah Konstitusi memberi kemenangan bagi pasangan Willem Wandik dan Yotam Wonda.

Dengan begitu, Willem Wandik dan Yotam Wonda siap dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, pada 20 Februari 2025 setelah Mahkamah Konstitusi menolak perkara sengketa Pilkada 2024 dan KPU Tolikara mengeluarkan keputusan penetapan Willem Wandik dan Yotam Wonda sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, periode 2025-2030.

Willem yang mendapatkan kepercayaan masyarakat Tolikara sebagai pemimpin mereka, mengatakan, kemenangan dirinya dan Yotam Wonda sesungguhnya merupakan kemenangan rakyat Kabupaten Tolikara.

Karena itu dia berjanji untuk merangkul semua pihak guna bersama-sama membangun Tolikara yang lebih baik lagi.

Willem Wandik, S.Sos. lahir di Konda, Tolikara, 17 Agustus 1975. Dia adalah politikus Indonesia dan kader Partai Demokrat. Duduk di Komisi V sebagai anggota DPR RI sejak 2014-2024, dan pernah menjadi Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) periode 2019-2022.

Willem menjabat sebagai salah satu wakil ketua umum dalam kepengurusan Partai Demokrat untuk periode 2020–2025, ia menjadi putra daerah Papua pertama yang mengemban tugas itu. Pendidikan dasar dan menengah pertama di Tolikara, SMA di Jayapura serta kuliah di Universitas Teknologi Surabaya.

Ditemui di sela kegiatan KPU menetapkan Willem sebagai Bupati Tolikara, Kepala Badan Kesbangpol Tolikara, Andrus Kogoya, mengapresiasi setinggi-tingginya kepada KPU Tolikara karena sudah menyelenggarakan Pilkada dengan baik.

“Saya sebagai Kepala Badan Kesbangpol mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras demi suksesnya Pilkada Tolikara. Kami, atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih. Sukses ini karena campur tangan semua pihak. Kita telah bekerja sama dengan baik. Saya lihat, kalau tidak ada kerja sama, semua ini tidak mungkin berjalan,” tutur Kogoya.

Dengan adanya putusan MK dan KPU, maka Willem dan Yotam resmi menjadi pemimpin masyarakat Tolikara. Kogoya berharap, semua masyarakat Tolikara menerima putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

Menurut Andrus Kogoya, masyarakat Kabupaten Tolikara bisa menerima kedua pemimpin agar kedua tokoh ini bisa melaksanakan program-program mereka sesuai dengan visi dan misi yang sudah mereka canangkan.

“Kalau saya secara pribadi, saya melihat Bapak Willem Wandik adalah salah satu anak Tuhan. Mulai sejak dia sekolah SD, SMP, SMA, sampai dia bisa kuliah di Surabaya, saya bangga dengan perjuangannya. Dia punya cara saat bergabung dalam organisasi-organisasi yang diikutinya, baik organisasi gereja maupun organisasi kemahasiswaan dan sosial-politik. Dia terlibat langsung,” ungkap Kogoya yang lebih junior daripada Willem.

“Harapan saya, dia bisa merangkul semua pihak untuk membangun masyarakat Tolikara. Termasuk merangkul mereka yang kalah. Itu harapan saya. Dia memiliki jiwa kepemimpinan (leadership yang mumpuni dan itu jadi modal untuk menjadi pemimpin yang baik. Jiwa sosialnya sangat kuat. Itu satu keunikan yang dia miliki,” ujar Andrus Kogoya.

Willem Wandik memiliki banyak pengalaman dalam berorganisasi. Di situ dia memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan para pemimpin yang ada dan masyarakat.

“Saya melihat, kunci utama untuk pembangunan di Kabupaten Tolikara adalah sinergitas, bersinergi dengan semua pihak terkait dan masyarakat, dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda. Dia harus merangkul semua pihak dan ini sudah dia lakukan kepada masyarakat, sehingga masyarakat memilih Tolikara dia sebagai calon pemimpin mereka di Kabupaten Tolikara. Masyarakat lebih mengenal dia,” pungkas Kepala Badan Kesbangpol Tolikara, Andrus Kogoya.

** (Rika)