![]()
JAKARTA — Pembangunan RSUD Cakung, Jakarta Timur, masih menunggu penyelesaian proses pemilihan kontraktor. Dinas Kesehatan DKI Jakarta menargetkan proses pengadaan penyedia jasa pelaksana konstruksi tersebut rampung pada 2026 agar pembangunan dapat dilanjutkan.
Ketua Umum Rekan Indonesia, Agung Nugroho, mengatakan informasi mengenai tahapan proyek, status lahan, dan skema anggaran perlu dipahami secara utuh untuk menjelaskan polemik pembangunan rumah sakit tersebut.
“Berdasarkan keterangan yang kami himpun dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, proses pembangunan RSUD Cakung masih berjalan. Saat ini, proses pemilihan kontraktor sedang berlangsung sehingga pekerjaan fisik belum dimulai,” kata Agung, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Menurut keterangan Dinas Kesehatan yang dihimpun Rekan Indonesia, sejumlah tahapan sebelumnya telah diselesaikan, yakni tahapan X-1 pembangunan dan proses pemilihan Manajemen Konstruksi (MK).
Saat ini, pemilihan penyedia jasa pelaksana konstruksi berlangsung melalui kelompok kerja pemilihan pada Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa (BPPBJ).
Dinas Kesehatan menargetkan pemilihan kontraktor selesai pada tahun ini. Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan diharapkan dapat segera dilanjutkan dan anggaran yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan akses serta kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Agung menjelaskan, pembangunan RSUD Cakung menggunakan skema anggaran tahun jamak atau multiyears. Anggaran dialokasikan berdasarkan tahapan pembangunan sehingga pembiayaannya disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan proyek.
Mengenai status lahan, berdasarkan keterangan yang dihimpun Rekan Indonesia, lokasi pembangunan merupakan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sertifikatnya tercatat pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
Lokasi tersebut berada dalam kawasan yang direncanakan untuk sejumlah bangunan, termasuk rumah susun yang telah berdiri di sebelah area pembangunan rumah sakit.
“Informasi ini memberikan gambaran mengenai posisi proyek saat ini. Proses pengadaan kontraktor masih berjalan dan penyelesaiannya ditargetkan tahun ini. Karena itu, perkembangan pembangunan perlu dipahami berdasarkan tahapan yang sedang berlangsung,” ujar Agung.
Meski demikian, jadwal dimulainya pekerjaan fisik dan target penyelesaian keseluruhan pembangunan belum dirinci dalam keterangan yang dihimpun Rekan Indonesia.
Pembangunan RSUD Cakung diharapkan dapat mendukung ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jakarta Timur, terutama warga Cakung dan sekitarnya. Namun, manfaat tersebut baru dapat dirasakan setelah pembangunan selesai dan rumah sakit siap beroperasi.
Rekan Indonesia menilai informasi mengenai perkembangan proyek penting disampaikan secara jelas agar masyarakat dapat mengikuti proses pembangunan berdasarkan fakta. Perhatian berikutnya tertuju pada penyelesaian pemilihan kontraktor dan pelaksanaan pembangunan sesuai rencana pemerintah.



More Stories
Dari Ar-Romlah FPMM dan IKBK Senam Bersama Goyang Sehat Satukan Hati Eratkan Persaudaraan Warga Maluku Di Rantau
Silaturahmi Kebangsaan FPMM dan SMA Taruna Nusantara Indonesia, Syahril Wasahua Ingatkan Pentingnya Peran Pemuda di Kawasan Timur
Ketua Umum DPP FPMM Umar Key Ambil Alih Pemakaman Jenazah Wanita Asal Kei Korban Pembunuhan di Bekasi