Juni 28, 2026

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Serahkan Surat Rekomendasi Kepada Freddy Thie-Sobar Somad Maju Dalam Pilkada Kaimana 2024

Spread the love

Loading

Jakarta – MCN.com – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyerahkan surat rekomendasi kepada Freddy Thie dan Sobar Somad untuk maju dalam Pilkada Kaimana 2024.

Pasangan calon Freddy Thie dan Sobar Somad merupakan satu dari 60 bakal calon bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota yang diusung Partai Demokrat maju dalam kompetisi politik Pilkada 2024.

Penyerahan surat rekomendasi itu sudah satu paket, yaitu calon bupati dan calon wakil bupati, serta calon walikota dan calon wakil walikota.

Menurut AHY surat rekomendasi itu pada hari ini baru diserahkan kepada pasangan pilkada di 60 daerah. Sementara total yang akan diserahkan surat rekomendasi itu ada 103 kabupaten/kota.

Usai menerima surat rekomendasi itu, Freddy Thie mengungkapkan ucapan terima kasih kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

“Pertama, saya sampaikan terima kasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat Bapak Agus Harimurti Yudhoyono dan seluruh jajaran pimpinan partai, yang telah memberikan kepercayaan untuk saya maju sebagai calon Bupati Kabupaten Kaimana yang periode yang kedua, 2024-2029,” ucap Freddy Thie kepada awak media di Jakarta, Sabtu (20/7/2024).

Dalam sambutannya, AHY mengatakan penyerahan rekomendasi itu setelah nama-namanya pasangan calon bupati-wakil bupati serta calon walikota-wakil walikota digodok.

“Perlu saya sampaikan, kami telah menggodok dan memutuskan 103 kabupaten/kota. Namun hari ini baru diserahkan 60 surat rekomendasi dan sudah diatur penyerahan di hari berikutnya,” tutur AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2024).

AHY mengatakan, kalau ada yang tidak datang hal itu akibat adanya tugas lain yang mendesak dan kurang sehat.

AHY berharap rekomendasi itu bisa segera diketahui masyarakat luas dan menambah semangat paslon di daerah masing-masing karena diyakini memiliki kans kemenangan, entah berdasarkan hasil survei dan berbagai faktor yang memihak kepada paslon.

Freddy Thie mengatakan, program yang akan ia wujudkan dalam periode kedua nanti, pertama, program berkelanjutan yang sudah dilakukan selama ini dan terus dilaksanakan.

Kedua, program “satu rumah satu sarjana” khusus untuk orang asli Kaimana. Ketiga, tunjangan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah akan mendapat santunan tunjangan hari tua, khusus untuk petani, nelayan, dan pekerja dengan pekerjaan rentan risiko dalam aktivitas mereka sehari-hari.

Semua program itu, kata Freddy Thie, tentu terkait dengan keberadaan pemerintah di Kabupaten Kaimana.

“Pemerintah ada dan hadir untuk masyarakat, sehingga program-program pemerintah harus menyentuh kebutuhan rakyat dan berpihak pada rakyat. Sudah tentu, pada masyarakat kita ada yang berpenghasilan tetap, tapi ada juga yang berpenghasilan tidak tetap sehingga dengan bentuk intervensi pemerintah maka diharapkan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik, entah kehidupan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan mereka,” tutur Freddy.

Lebih jauh Freddy menjelaskan, di Kaimana prinsip kolaborasi pemerintah-masyarakat menjadi prioritas dan sudah berlangsung lama. “Tidak mungkin pemerintah bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat dan adat. Kolaborasi itu menjadi kekuatan dalam menjalankan pemerintahan di Kaimana,” jelas Freddy.

Selama ini kolaborasi itu sudah terbangun dengan baik dan merupakan warisan dari orang-orang tua di Kaimana.
“Selain itu, kita memang tidak bisa berharap hanya pada APBD saja. Kita juga berharap pada pihak ketiga, yaitu pihak swasta atau BUMN yang berani berinvestasi untuk membangun Kabupaten Kaimana,” kata Freddy.

Agar investasi masuk ke Kaimana maka, menurut Freddy, perlu ada kepastian regulasi dan aspek keamanan yang terjamin dengan baik. Kota Kaimana adalah kota yang aman bila dibandingkan dengan daerah-daerah lain ini menjadi dua modal penting dalam membangun Kabupaten Kaimana. “Berinvestasi di Kaimana ada kepastian hukum dan keamanan,” pungkas Freddy Thie.

Kerukunan hidup masyarakat Kaimana sejalan dengan keindahan daerah itu. Pada lagu “Senja di Kaimana” kita bisa memahami apa yang dikatakan Freddy Thie. **(Rika)