Agustus 26, 2026

Pelantikan Pengurus dan Deklarasi Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya, Markus Refwalu : Kita Bersatu Untuk Kemajuan Bersama

Spread the love

Loading

Jakarta – MCN.com – Acara pelantikan pengurus dan deklarasi organisasi Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya digelar di Gedung Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia, Jakarta Timur, Sabtu (26/8/2023).

Dibuka dengan ucapara adat dari empat pilar adat Kei (Larvul Ngabal), Aru (Jagaria), Tanimbar (Duan Lolat) dan Maluku Barat Daya (Kalwedo) sebagai penanda yang menguatkan organisasi Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya (KBMTR).

Masyarakat Maluku Tenggara Raya mencakup Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kabupaten Maluku Barat Daya. Mereka hidup dalam nilai dan tradisi adat yang masih amat kuat. Wajah bila “orang-orang tenggara” (Ortega) ini memiliki perasaan yang sama saat saling bertemu, di mana saja.

Dengan latar belakang itulah maka lahir kebutuhan akan sebuah organisasi berupa Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya, yang pengurusnya dilantik saat ini.

Hadir pada acara pelantikan dan deklarasi KBMTR ini Sekda Provinsi Maluku, Wakil Walikota Tual, para tokoh adat 4 pilar, Kesbangpol DKI Jakarta, Ketua Front Pembela Muslim Maluku Umar Key, Pembina KBMTR Daud Key, Ketua Umum KBMRT Markus Refwalu, Ketua Umum Timur Indonesia Bersatu (TIB) Andreas Parapaga Layanan, para ketua ormas se-Jabodetabek, pemuda-pemudi KBMRT, dan warga KBMTR yang ada di Jabodetabek.

Dalam sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan Sekda Maluku, Ismail Murad atas nama pemerintah daerah Maluku mengapresiasi pelantikan pengurus DPP KBMTR masa bakti 2023-2028 ini. Gubernur Maluku berharap KBMTR dapat berkontribusi optimal untuk kesejahteraan masyarakat Maluku, dan ikut menciptakan suasana aman dan damai menjelang Pemilu 2024.

Wakil Walikota Tual mengapresiasi visi dan misi organisasi KBMTR ini, yakni, Visi: terwujudnya kesejahteraan seluruh masyarakat, persaudaraan dan keadilan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan dengan misi: meningkatkan persaudaraan sejati dan kebersamaan serta mengembangkan ilmu dan teknologi yang dilandasi iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara Pembina KBMTR Daud Key mengajak sesama orang tenggara saling memperhatikan satu sama lain. Lebih jauh Daud Key mengatakan sudah saatnya Pemprov DKI Jakarta ikut memperhatikan para perantau Maluku yang ada di Jakarta. Daud berpesan agar KBMTR dapat menjalin kerja sama yang baik dengan semua ormas seluruh Jabodetabek.

Ketua Umum Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya Markus Refwalu mengatakan masyarakat di 4 kabupaten ini memiliki potensi alam yang sangat menjanjikan bagi kesejahteraan di masa depan. Karena itu, dia berharap KBMTR dapat memainkan peran strategis untuk kemajuan masyarakat Maluku Tenggara Raya. Program-program strategis KBMTR sangat penting disusun dan diimplementasikan.

Ketua Panitia Pelantikan dan Deklarasi KBMTR, Dave, melihat relevansi memajukan masyarakat Maluku Tenggara Raya pada era Revolusi 4.0 dan masyarakat (Society 5.0). Dia mengatakan, masyarakat perlu didorong memiliki kesadaran teknologi digital dalam meraih kesejahteraan hidupnya.

Pelantikan pengurus dan deklarasi Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya merupakan langkah awal sekaligus sebuah terobosan baru, di mana persaudaraan sejati sebagai anak adat orang tenggara perlu diwujudkan dalam program yang menyentuh dan agar terlibat dalam memajukan bangsa Indonesia.

Ketua Umum Timur Indonesia Bersatu Andreas Parapaga Layanan bangga bahwa nilai-nilai budaya persaudaraan telah mendorong kita semua untuk berkontribusi bagi masyarakat kita. **(Rika)