September 29, 2026

Tak Sekadar Jadi Jembatan Penyebrangan, JPO Matraman Jadi Spot Swafoto Dan Membuat Jakarta Menjadi Indah

Spread the love

Loading

JAKARTA – MCN.com – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di DKI Jakarta merupakan salah satu fasilitas umum yang tak hanya digunakan untuk menyeberang, melainkan keindahannya iku menciptakan pemandangan indah bagi kota Jakarta.

Seperti gedung-gedung perkantoran dan hotel yang menjulang indah, demikian jembatan-jembatan penyeberangan orang ini menjadi oase “one minute wisdom” sejenak bagi warga yang menggunakannya.

Setiap hari ada ribuan orang yang lalu lalang melewati sarana JPO. Maka, JPO-JPO itu dibangun dan direvitalisasi tidak hanya dengan konsep arsitektur yang tepat, melainkan ikut memperhatikan dimensi-dimensi lain dari pengguna, misalnya kebutuhan khusus kaum disabilitas dan orang tua.

Guna memenuhi kebutuhan seperti itu, Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta terus bekerja keras merevitalisasi JPO-JPO dengan konsep membuat Jakarta menjadi kota indah dan aman.

Salah satu JPO yang baru saja selesai direvitalisasi adalah JPO Matraman, di Jl. Matraman Raya, Jakarta Timur. Pengerjaannya sudah rampung.

Peresmian Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Matraman, Jakarta berlangsung pada Kamis (29/12/2022). JPO sepanjang 46 meter itu baru saja selesai dikerjakan oleh Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta pada Tahun Anggaran 2022.

Hadir pada peresmian ini Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hendra Hari Nugroho, Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Hendra Hidayat, Camat Matraman dan Lurah.

Hendra Hari Nugroho mengatakan, revitalisasi JPO Matraman sudah direncanakan sejak 2021, namun baru terlaksana pada 2022.

Sebelum direvitalisasi, sudah banyak bagian pada JPO Matraman ini yang rusak, mulai dari tangga hingga bagian lainnya, sehingga mengganggu kenyamanan pengguna.

Pada revitalisasi ini, kebutuhan khusus kaum disabilitas dan orang tua diakomodir dengan menyediakan fasilitas lift dan CCTV sehingga menimbulkan rasa aman dan nyaman.

“Dengan fasilitas yang memadai ini, maka JPO Matraman tidak hanya digunakan sebagai tempat penyeberangan orang yang aman, melainkan juga menjadi tempat pengalaman di mana bisa sebagai spot swafoto bagi anak muda,” ujar Nugroho.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga terus memperbaiki JPO dan jalan-jalan yang rusak dan berlubang, selain halte bis, dan trotoar, dengan konsep menjadikan Jakarta kota global seperti di negara-negara maju.

Di negara maju, fasilitas umum tersedia amat memadai, yang mencerminkan tingkat peradaban masyarakatnya. Selain berfungsi untuk melayani kebutuhan warga, tampilan keindahannya menyentuh konsep pembangunan berkelanjutan. Membangun sebuah kota identik dengan membangun peradaban manusia.

Hendra Hari Nugroho berharap warga Matraman dan warga DKI Jakarta pada umumnya ikut memelihara JPO baru ini dengan meningkatkan rasa memiliki bersama (sense of belonging) para pengguna. Dia juga mengingatkan agar jembatan penyeberangan orang yang indah ini tidak dicorat-coret orang bertanggung jawab.

#MCN/RIKA/RED