September 8, 2026

Pasca Aktivitas Gunung Anak Krakatau ASDP Optimalkan Layanan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Tetap Berjalan Normal Dan Aman 

Spread the love

Loading

Jakarta – Mediacitranusantara.com –  PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mengoptimalkan layanan penyeberangan sekaligus memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna jasa serta pelayaran tetap menjadi prioritas utama, menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berdampak terhadap sejumlah layanan transportasi.6/9/2026

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa kondisi operasional penyeberangan Merak–Bakauheni saat ini berjalan normal. Meski demikian, ASDP tetap mengambil langkah antisipatif dengan memperkuat pemantauan kondisi cuaca dan lingkungan perairan, serta memastikan kesiapan armada dan petugas di lapangan.

“Keselamatan pengguna jasa dan pelayaran merupakan prioritas utama kami. Dalam situasi pasca aktivitas Gunung Anak Krakatau, kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak berwenang serta BMKG, agar setiap keputusan operasional dapat diambil secara tepat dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan,” ujar Heru.

Pada Minggu (6/9), operasional lintasan Merak–Bakauheni berjalan normal. Dari sisi Merak, sebanyak 32 kapal disiapkan untuk melayani pengguna jasa, sementara dari sisi Bakauheni beroperasi 28 kapal. ASDP terus memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan regulator, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memastikan operasional tetap berjalan dengan mengedepankan keselamatan.

Dari sisi volume layanan, Cabang Merak mencatat 32.280 penumpang dan 8.629 kendaraan pada Jumat (4/9). Pada Sabtu (5/9), tercatat 28.826 penumpang dan 8.075 kendaraan mengalami penurunan sekitar 6,42% dibandingkan hari sebelumnya, yang menunjukkan layanan tetap berjalan baik sesuai kondisi operasional. Sementara itu, Cabang Bakauheni pada Jumat mencatat 1.361 penumpang dan 7.371 kendaraan, serta pada Sabtu tercatat 1.365 penumpang dan 6.736 kendaraan.

Sebagai langkah antisipatif terhadap kondisi lingkungan pasca aktivitas gunung api, pada Minggu siang ASDP juga membagikan masker kepada kru KMP Jatra III serta pengguna jasa kapal tersebut. Penggunaan masker diimbau sebagai langkah perlindungan, khususnya apabila terdapat paparan debu atau abu vulkanik di sekitar wilayah operasional.

Di tengah kondisi tersebut, ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik dan memantau informasi resmi mengenai kondisi cuaca serta perkembangan aktivitas gunung api sebelum berangkat. Masyarakat juga diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan perjalanan apabila terdapat perubahan kondisi yang dapat memengaruhi keselamatan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan. Pastikan tiket dan perjalanan telah dipersiapkan dengan baik, pantau informasi resmi sebelum berangkat, dan ikuti seluruh ketentuan serta arahan petugas selama berada di area pelabuhan maupun kapal. Di tengah dinamika kondisi yang ada, kami akan terus hadir memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” tutup Heru.

CORPORATE SECRETARY
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)