Agustus 11, 2026

Serukan Keadilan, Para Raja Maluku Minta Perhatian Presiden Prabowo Terkait Pengelolaan Blok Masela, Umar Key: Jangan Pandang Sebelah Mata

Spread the love

Loading

Bekasi – Mediacitranusantara.com – Para Raja yang tergabung dalam Majelis Latupati Maluku menyampaikan harapan kepada Pemerintah Pusat dan Presiden Prabowo Subianto agar mengutamakan putra-putri asli Maluku untuk mendapatkan kesempatan kerja di proyek Blok Masela, kawasan penghasil gas alam terbesar dunia. Mereka berpesan agar kekayaan alam Maluku benar-benar membawa kesejahteraan bagi warga setempat, bukan sebaliknya seperti pengalaman pahit di sejumlah daerah lain.

Seruan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi bersama Ketua DPP Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Umar Key Ohoitenan, di kediamannya di kawasan Binalindung, Kota Bekasi, Senin (10/8/2026). Rombongan terdiri dari Ketua Majelis Latupati Maluku serta Raja Nusalaut (Sekretaris Umum), Raja Hative Kecil, Raja Kaitetu, Raja Ema, dan Raja Suli.

Menyambut kedatangan para pemangku adat, Umar Key menyatakan apresiasinya dan berharap para raja terus memperjuangkan nasib masyarakat Maluku di tengah limpahan kekayaan alam yang dimiliki tanah kelahirannya. Ia juga turut merasakan keinginan besar agar sumber daya alam tersebut dikelola secara optimal sehingga mampu membuka lapangan kerja luas bagi tenaga kerja dan ahli asal Maluku.

“Sebagai orang Maluku, saya merasakan betapa pentingnya hasil alam ini memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan saudara-saudara kita,” ujar Umar Key.

Sementara itu, Ketua Majelis Latupati Maluku mengaku sengaja bersilaturahmi terlebih dahulu dengan Umar Key yang dikenal sebagai tokoh Maluku yang peduli, mengayomi dan bersatu menghimpun masyarakat Maluku di Jabodetabek.

“Kami datang ke Jakarta, pastinya bersilaturahmi terlebih dahulu ke kediaman Bapak Umar Key. Beliau adalah tokoh yang selalu mengayomi kami selama berada di perantauan,” ungkapnya.

Selain menyampaikan aspirasi terkait Blok Masela, pertemuan ini juga membahas persiapan Musyawarah Akbar Majelis Latupati Maluku yang akan segera digelar. Dalam musyawarah tersebut akan dilaksanakan pemilihan Ketua Majelis yang baru, mengingat masa bakti pimpinan lama telah berakhir setelah menjabat selama sepuluh tahun. Sesuai kesepakatan adat, pergantian ini akan diisi oleh raja dari kalangan umat Kristen, sedangkan pimpinan lama akan dilantik menjadi Ketua Dewan Adat Maluku.

Di akhir pertemuan, para raja juga mengimbau seluruh warga Maluku di wilayah Jabodetabek untuk turut aktif menjaga keamanan, kerukunan dan ketertiban bersama di Ibukota.

Umar Key kemudian menegaskan kembali semangat perjuangan leluhur. “Rakyat Maluku telah menorehkan sejarah kemerdekaan melalui perlawanan Pahlawan Pattimura dan Christina Martha Tiahahu. Perjuangan itu dulu untuk lepas dari penjajahan, kini kita lanjutkan untuk melepaskan diri dari kemiskinan ekonomi dan ketidakadilan pembangunan,” tegasnya. **(RN)