![]()
JAKARTA – Mediacitranusantara.com – Keluarga besar Organisasi Kemasyarakatan Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Resort Jakarta memperingati hari besar Islam Isra Mi’raj 27 Rajab 1447 Hijriah dengan semangat refleksi dan aksi sosial, Selasa (27/1/2026).
Komandan Brigade GIBAS DKI Jakarta, Nane Fajar Prasamapta, menyatakan bahwa peristiwa perjalanan agung Nabi Muhammad SAW merupakan simbol perjuangan dan loyalitas yang harus diimplementasikan oleh seluruh kader ormas dalam menjaga kondusivitas ibu kota.
“Isra Mi’raj bukan sekadar sejarah, melainkan bukti nyata tentang ketaatan dan keberanian. Sebagai kader GIBAS, kita harus mengambil hikmah dari peristiwa ini untuk tetap teguh pada satu komando dalam kebaikan dan menjaga marwah organisasi di tengah masyarakat Jakarta,” ujar Nane Fajar saat memberikan pengarahan di Sekretariat GIBAS Jakarta.
Pria yang akrab disapa Komandan Fajar ini menekankan bahwa di tahun 2026 ini, tantangan sosial di Jakarta semakin kompleks. Ia menginstruksikan seluruh jajaran anggota GIBAS untuk mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis dalam berinteraksi dengan warga, sejalan dengan nilai-nilai keteladanan Rasulullah.
“Kekuatan kita bukan pada jumlah, tapi pada solidaritas dan kecintaan kita pada kedamaian. Saya mengajak seluruh keluarga besar GIBAS DKI untuk menjadikan momentum 27 Rajab ini sebagai titik balik memperkuat tali silaturahmi, baik internal maupun antar-ormas,” tegasnya.
Selain pesan persatuan, Nane Fajar juga mendorong anggotanya untuk aktif dalam kegiatan kemasyarakatan yang bermanfaat langsung bagi warga, seperti pengamanan lingkungan dan bakti sosial. Menurutnya, Ormas GIBAS harus menjadi solusi dan pelindung bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kita tunjukkan bahwa GIBAS adalah organisasi yang memiliki kedalaman spiritual dan kepedulian sosial yang tinggi. Sesuai semangat Isra Mi’raj, mari kita tingkatkan kualitas pengabdian kita untuk Jakarta yang lebih harmonis,” tutup Nane Fajar.
Peringatan Isra Mi’raj di lingkungan GIBAS DKI Jakarta kali ini juga diisi dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran program pembangunan di Jakarta sepanjang tahun 2026.



More Stories
28 Tahun Reformasi 1998: Demokrasi Tumbuh, Oligarki Menguat, Keadilan Sosial Masih Diperebutkan
Sikap dan Pernyataan Ketua Umum FPMM Umar Kei Terhadap Peristiwa di Maluku Tenggara
LMP dan M1R Kecam Dugaan Penghinaan Profesi Serta Rasisme Oleh Oknum Manajer Kursus Bahasa Inggris di Kelapa Gading