April 23, 2026

Peringati Hari Lahir Ke-79 Kejaksaan RI, Jaksa Agung ST Burhanuddin: Momentum Perkuat Komitmen dan Pengabdian

Spread the love

Loading

Jakarta – MCN.com – peringatan Hari Lahir Ke-79 Kejaksaan RI ,Jaksa Agung ST Burhanuddin memimpin apel perayaan seraya mengingatkan jajaran untuk menjaga nama baik institusi dan mengajak semua warga Adhyaksa untuk menjadikan peringatan ini sebagai titik tolak untuk membaharui semangat pengabdian dan dedikasi kepada bangsa Indonesia. “Kita adalah benteng terakhir keadilan. Kita adalah pengawal kedaulatan hukum,”

Bangun kualitas dan mental, akhlak, adab, dan moral yang baik dalam mengemban tugas dan pengabdian, Teladani integritas Teruslah menjadi Adhyaksa yang tangguh”.

Kata-kata tersebut meluncur tegas dari bibir Jaksa Agung RI ST Burhanuddin saat memberi amanat pada Peringatan Hari Lahir ke-79 Kejaksaan Agung RI, di Lapangan Upacara Badan Pendidikan Latihan Kejaksaan RI, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2024).

Pada peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ini, Jaksa Agung Burhanuddin mengajak semua warga Adhyaksa untuk menjadikan peringatan ini sebagai titik tolak untuk membaharui semangat pengabdian dan dedikasi kepada bangsa Indonesia. “Kita adalah benteng terakhir keadilan. Kita adalah pengawal kedaulatan hukum,” tandasnya.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Dr Harli Siregar, SH, MH, ini merupakan pertama kali diperingati Hari Lahir Kejaksaan RI, dan menjadi suatu penegasan terhadap sejarah institusi kejaksaan, yang tak bisa dipisahkan dari sejarah berdirinya negara Republik Indonesia.

“Dalam proses persiapan kemerdekaan, dalam rapat-rapat BPUPKI, Bung Karno menyatakan betapa penting keberadaan institusi kejaksaan. Oleh karena itu, pada 2 September 1945, Presiden Sukarno melantik kabinet presidensial, yang salah seorang yang dilantik adalah Jaksa Agung RI Gatot Taroenamihardja. Maka, peringatan pada hari ini merupakan penegasan terhadap bagaimana tugas dan kewenangan kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang diberikan mandat sebagai penuntut umum dan sebagai jaksa pengacara negara,” jelas Harli Siregar kepada awak media usai mengikuti upacara.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI itu, tugas penuntutan merupakan kewenangan yang juga di dalamnya terdapat tugas-tugas lain seperti penyelidikan dan penyidikan. Kewenangan sebagai jaksa pengacara negara merupakan kewenangan atributif yang diberikan kepada jaksa agung mewakili negara untuk bertindak ke dalam maupun ke luar pengadilan.

“Saya sangat mengharapkan, dengan peringatan Hari Lahir ke-79 Kejaksaan RI ini menjadi tonggak baru, khusus bagi warga Adhyaksa muda supaya bisa memahami sejarahnya sendiri, yang tidak terlepas dari sejarah berdirinya negara RI. Institusi Adhyaksa ini kami titipkan agar lebih maju, lebih modern, lebih humanis dan berhati nurani dalam menjalankan tugas,” tutur pria kelahiran 1970 ini.

Dr Harli Siregar dilantik sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI pada 11 Juni 2024. Beberapa jabatan penting pernah dia pegang, seperti Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat pada 2023.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara ini menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada universitas yang sama. Di balik tugas yang diembannya, dia percaya pada kerja keras, kejujuran, adil, dan saling menghormati sebagai sikap dasar seorang pribadi yang ingin sukses mengabdi kepada bangsa dan negara.

**(Rika)