Juli 19, 2026

Berhasil Hadirkan Gubernur Maluku dan Maluku Utara di Jakarta, Umar Key Siap Halal Bi Halal di Ambon dan Sofifi

Spread the love

Loading

Bekasi – Mediacitranusantara.com – Kehadiran Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dalam acara Buka Puasa Bersama yang digelar Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Umar Key di Jakarta sangat diapresiasi oleh warga Maluku dan Maluku Utara di Jabodetabek. Kedua gubernur tersebut dianggap sebagai representasi yang peduli pada anak-anak daerahnya yang berada di tanah rantau.

Acara yang juga dihadiri Wakil Gubernur Maluku serta sejumlah tokoh penting merupakan inisiatif Umar Key. Turut menghadiri kesempatan tersebut antara lain mantan Gubernur Maluku periode 2019-2024 Murad Ismail, Wakil Ketua DPRD Maluku dan Maluku Utara, anggota DPRD DKI Jakarta, perwakilan Kota Bekasi, tokoh masyarakat, Ketua Bamus Betawi, serta perwakilan ormas dan paguyuban dari kedua daerah di Jabodetabek. Sejumlah tokoh muda berdarah Maluku juga ikut hadir.

Dalam sambutannya, Umar Key mengungkapkan pengalamannya dalam membantu proses damai dan rekonsiliasi pada kelompok-kelompok yang berkonflik di Maluku. Ia menyatakan bahwa konflik bisa dicegah bila masyarakat kembali pada nilai luhur warisan leluhur dan faktor ekonomi juga perlu dibenahi agar potensi manusia Maluku dapat terarah dengan baik.

“Saya hari ini dan keluarga FPMM sangat bangga, bahwa Buka Puasa Bersama ada dua gubernur dan wakil gubernur yang hadir di sini. Ini baru pertama kali sejak FPMM berdiri 16 tahun lalu,” ujar Umar.

Hal yang lebih membanggakan adalah kedua gubernur yang bukan beragama Muslim – Hendrik Lewerissa menganut Kristen dan Sherly Tjoanda Laos penganut Katolik – tetap menghadiri acara buka bersama. Hal ini mengingatkan tradisi “Pela-Gandong” yang selama ratusan tahun menjadi landasan hidup masyarakat Kepulauan Maluku, di mana mereka hidup dalam keberagamaan yang kuat menyatukan.

Umar Key menegaskan pentingnya relasi harmonis antara pemimpin pemerintahan dan pemimpin budaya di daerah. Ia berencana melakukan acara halal bi halal di Ambon dan Sofifi, termasuk di Maluku Utara di mana akan menghadirkan Gubernur Sherly bersama Sultan Tobelo. Umar juga menyatakan bahwa 30 persen anggota FPMM saat ini beragama non-Muslim, yang merujuk pada identitas orang Maluku yang hidup berdampingan dengan saudara yang berbeda keyakinan.

Umar Key adalah pengusaha muda asal Maluku yang sukses di Jakarta, namun tetap menjunjung nilai-nilai adat Kei dan ajaran Islam yang telah terpatri dalam dirinya sejak kecil.   **(RN)