Agustus 17, 2026

FPMM Gelar Doa Tasyakkur Lepas Sambut Jamaah Umroh, Djamaloedin Koedoeboen: Ajak Ubah Perilaku Koruptif di Bulan Suci Ramadhan

Spread the love

Loading

Bekasi – Mediacitranusantara.com – Kegiatan Doa Tasyakkur dan Ratib Ibadah Umroh digelar oleh Keluarga Besar Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) di Aula Umar Key (UK) Komplek Masjid Ar-Romlah, Binalindung, Kota Bekasi, Senin (16/2/2026). Kegiatan dengan tema “Meraih Peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan” dihadiri alim-ulama, tokoh masyarakat, dan petinggi DPP FPMM.

Acara berlangsung usai sholat maghrib berjamaah, menyambut kedatangan delapan jamaah umroh dari Mekkah: Husen Fakaubun, Moh. Padang Rahakbauw, M. Arjuna Junior Ohoitenan, Safwan Husin Ohoitenan, Rasya Langit Raditya Ohoitenan, Sri Rahayu, Renabon Rahanar, dan Mahroza (Intan). Sementara itu, Burhanuddin Armatoa Pasolo – jamaah yang akan diberangkatkan oleh Ketua DPP FPMM H. Umar Key Ohoitenan, SH – juga menghadiri acara.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum Kongres Advokat Indonesia (KAI) Advokat H. Djamaloedin Koedoeboen, S.H, M.H menyampaikan bahwa jamaah umroh yang kembali dengan predikat mabrur diharapkan dapat menaburkan kebaikan bagi bangsa dan negara. Ia mengajak umat untuk bersyukur serta berdoa agar Umar Key panjang umur dan sehat, khususnya menghadapi Bulan Suci Ramadhan.

Tokoh muda Maluku sekaligus advokat Hamran Renleeuw menyebut Umar Key sebagai role model yang memiliki kepekaan sosial tinggi, karena secara mandiri telah memberangkatkan ratusan orang berumroh tanpa memandang suku atau golongan.

Djamaloedin menambahkan, bulan Februari 2026 menjadi masa refleksi bagi umat Muslim (Ramadhan) dan Katolik (Prapaskah). Ia menyatakan bahwa pemerintah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran sedang berupaya membangun kesejahteraan dan keadilan, namun hal tersebut membutuhkan komitmen bersama. Ia juga mengajak untuk mengubah perilaku koruptif dan memperbaiki diri dalam Bulan Suci Ramadhan demi masa depan Indonesia.

**(Rika)