Mei 24, 2026

FPMM Gelar Refleksi Akhir Tahun dan Rayakan HUT Sri Rahayu; Masjid Ar-Romlah Jadi Peringatan Nilai Keluarga

Spread the love

Loading

Bekasi – Mediacitranusantara.com – Keluarga Besar Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) menggelar refleksi akhir tahun yang diisi doa, evaluasi, dan dzikir pada Rabu (31/12/2025) di Masjid Ar-Romlah, Bina lindung, Pondok Gede, Kota Bekasi. Pada kesempatan yang sama, FPMM juga merayakan hari ulang tahun ke-45 istri H. Umar Key Ohoitenan, Sri Rahayu atau lebih dikenal sebagai Ibu Ayu.

Setelah mendengar pesan dan evaluasi dari beberapa Ketua DPD dan DPW FPMM mengenai perjalanan organisasi, Umar mengajak sang istri mendekati meja utama untuk memotong dan membagikan kue ulang tahun. Perayaan yang jatuh pada akhir Desember memberikan makna tersendiri bagi Ibu Ayu, keluarga, dan seluruh anggota FPMM yang hadir.

Sebelum Ustad Matdoan memanjatkan doa syukur, Umar meminta doa dari sang istri dan kemudian mengajak Ibu Ayu menghadap arah masjid yang dinamai Ar-Romlah – nama ibu kandung Umar yang telah membesarkannya dengan nilai-nilai Islam dan budaya Kei. Umar mengajak seluruh keluarga besar FPMM untuk dekat dengan ibu dan orang tua, menyampaikan pesan agar memanfaatkan waktu bersama mereka selama masih hidup.

Dalam momen tersebut, Umar menyerahkan hadiah gelang emas untuk Ibu Ayu, yang kemudian diberikan kepada mertuanya. Ia juga meminta sang istri untuk menyayangi 24 anak di keluarga mereka seperti anak kandung sendiri. Saat memotong kue, Umar meminta Ibu Ayu untuk pertama kali menyupkannya kepada ibunya, kemudian berturut-turut kepada tamu undangan. Umar mengucapkan terima kasih kepada sang istri yang telah menjadi pendamping hidup dan ibu bagi anak-anaknya.

Umar menyampaikan bahwa ia menyerahkan sebagian besar tugas mendidik anak kepada para istrinya, sementara dirinya fokus pada pembinaan hidup rohani seperti mengajar mengaji dan sholat. Ia mengaku cukup tegas dalam hal kewajiban ibadah, dengan menyatakan bahwa anak yang bolos sholat akan mendapatkan hukuman.

Dalam arahannya, Ketua Umum DPP FPMM H. Umar Key Ohoitenan, S.H, mengajak seluruh anggota untuk bersyukur atas rahmat Tuhan di tahun 2025 dan melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi. Ia menjelaskan bahwa sejak berdiri pada 2010, FPMM memiliki anggota dari berbagai agama – Islam, Katolik, dan Kristen – serta berbagai suku, yang mencerminkan karakter inklusif sebagai “Indonesia mini” dalam memajukan nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan.

Acara dihadiri oleh para pembina DPP FPMM, Ketua DPW dan DPD se-Indonesia, undangan dari RT-RW dan kepolisian wilayah Pondok Gede, serta sesepuh FPMM, ustadz, habib, dan anggota dari berbagai wilayah seperti DKI Jakarta, Bekasi, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.

Ustadz Kosim Matdoan menyampaikan terima kasih atas kebersamaan dan berpesan agar keluarga besar FPMM tetap memiliki satu hati dan satu niat demi kemajuan bersama. “Kebersamaan selalu membawa keberkahan. Semoga tahun 2026 menjadi tahun berkah bagi kaum muslim dan muslimat,” ucapnya.