September 15, 2026

Aksi Unjuk Rasa Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Seluruh Indonesia Padati Jl HR Rasuna Said

Spread the love

Loading

Jakarta – MCN.com – Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM SPSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kemenkes RI Jl. HR Rasuna Said, sejak pagi, Kamis (10/10/2024). Aksi itu membuat Jl HR Rasuna Said macet berkepanjangan, yang diperkirakan hingga sore hari.

Menurut pimpinan demo, Hendry Wardana, jumlah peserta unjuk rasa akan terus bertambah. Sampai pukul 11.00 WIB, jumlah pendemo sudah di atas angka 1.000 orang.

Para pendemo menuntut pemerintah untuk Mengeluarkan pasal-pasal dalam rancangan peraturan Menteri Kesehatan tentang pengamanan produk tembakau dan rokok elektronik.

“Kami menolak Pasal-pasal Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan, serta batalkan rancangan peraturan menteri kesehatan yang akan mengganggu kelangsungan usaha dan kelangsungan kerja,” ujar Hendry Wardana.

Beberapa spanduk dan poster bertuliskan yang dibawa pendemo bertuliskan kalimat-kalimat ini, “Cabut Pasal-Pasal Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2024”, “Tolak Permenkes Karena Mengancam Kelangsungan Usaha Industri dan Kelangsungan Kerja para pekerja sektor rokok tembakau makanan dan minuman. “Kami Mendukung Kesehatan Tapi Kami Juga Butuh Penghasilan.

Spanduk dan poster lainnya menuliskan apa yang menjadi tuntutan para pendemo, seperti “Selamat Datang di Negara yang Banyak Peraturan”, “Buruh Linting Pahlawan APBN”, “Bikin Peraturan Seenak Jidat yang Legal Di Peras Yang Ilegal Bebas Dimana Otak Kalian”, “Kami Tidak Anti Regulasi Tapi Tolong Dengar Aspirasi Kami”, “Rokok Itu Legal dan Korupsi itu Haram”.

Massa aksi berasal dari FSP RTMM – SPSI Jawa Timur, DIY, Jateng, Jabar, DKI Jakarta, Banten.

Dari pantauan di lapangan, tepat pukul 09.23 WIB massa aksi dari DKI Jakarta tiba di depan Kantor Kemenkes RI dan menunggu massa aksi lainnya. Bus dan mobil yang mengangkut peserta dari daerah lain juga tiba tidak lama.

Menurut seorang petugas kepolisian, pengamanan terhadap aksi unjuk rasa ini sudah diantisipasi aparat. Mereka berharap demo berjalan lancar dan tidak memperlihatkan tindakan destruktif. ** (Rika)