![]()
Jakarta – MCN.com – Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) baru saja diterima sebagai anggota biasa di KONI Pusat. Karena itu, ALTI berhak untuk mengadakan eksibisi di PON XXI Aceh-Sumut.
Olahraga Lari Trail memang sudah dikenal masyarakat luas sebagai olahraga rekreatif. Sekarang, cabang olahraga Lari Trail ditingkatkan menjadi olahraga prestasi.
Antusiasme dan penerimaan masyarakat terhadap jenis olahraga ini terbukti pada kian meluasnya cabang olahraga diterima di daerah-daerah.
Saat ini ALTI sudah ada di 22 provinsi dan lebih dari 198 kabupaten/kota. Sekitar lebih dari 500 klub sudah terbentuk yang beranggotakan lebih dari 3 juta orang. Olahraga Lari Trail sudah ada federasi internasionalnya.
Ketua Harian PP ALTI Muhammad Farhan menjelaskan, ALTI merupakan asosiasi para atlet, pelatih, pembina, dan penggemar cabang olahraga Lari Trail. Lari trail memang baru aktif 2022. Diharapkan dengan adanya ALTI, kegiatan Lari Trail di Indonesia semakin berkembang menuju taraf internasional.
Menurut Farhan, Lari Trail memang baru aktif pada 2022 ketika digelar kejuaraan nasional pertama kali di Palu, Sulawesi Tengah, kemudian kejurnas keduanya dilakukan di Jawa Barat pada 2023.
“Kami juga sudah dua kali mengikuti kejuaraan dunia, pada 2022 dan 2024, dan kejuaraan Asia Tenggara dimana kami berhasil merebut satu medali emas untuk Jarak Vertikal 6 kilometer berlari di pegunungan dengan pencapaian games 1.000 meter,” tutur Farhan kepada awak media di sela kegiatan Rakernas KONI Tahun 2024, di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (3/7/2024) .
Melihat progres itu, ALTI ingin coba mengikuti eksibisi dalam PON XXI Aceh-Sumut. Dengan diterimanya ALTI sebagai anggota biasa di KONI Pusat maka ALTI berhak untuk mengadakan eksibisi di PON XXI Aceh-Sumut.
“Kami mendapatkan venue di Sumatera Utara. Kami akan mempertandingkan nomor jarak jauh dan jarak pendek, jarak vertikal, dan jarak klasik. Serta kami juga akan melakukan percobaan untuk menggelar perlombaan lari cross-country jarak 3 km, 6 km, dan 12 km,” jelas Farhan.
Lebih jauh, Farhan mengatakan ALTI sedang mencari kemungkinan untuk menjadikan ajang eksibisi ini sebagai ajang pencarian bibit. Kemungkinan ALTI akan mengundang para atlet remaja dari berbagai daerah di Indonesia. Tapi ini masih dalam pembahasan, Farhan belum bisa memastikan.
Harapannya, tentu saja bahwa cabang olahraga Lari Trail ini akan bisa diterima dengan sangat luas oleh masyarakat sebagai cabang olahraga yang berprestasi, karena selama ini dikenal sebagai cabang olahraga rekreasi.
“Namun, kami tidak akan melepaskan identitas kami sebagai cabang olahraga masyarakat. Untuk itulah kami pun ingin meningkatkan image dari olahraga Lari Trail ini sebagai olahraga berprestasi. Maka kami akan fokus kepada pembinaan prestasi di kejuaraan daerah, PON, Asia Tenggara dan kejuaraan dunia,” pungkas Farhan.
** (Rika)



More Stories
Danlanal Bintan Hadiri Sail To Indonesia Chapter Tanjungpinang 2026, Perkuat Diplomasi Maritim dan Promosi Pariwisata Bahari
Danlanal Bintan Hadiri Wisuda 1.000 Santri TPQ Kota Tanjungpinang Ke-9, Perkuat Generasi Qur’ani Menuju Indonesia Emas
Ketum PPAL Apresiasi Tim Menembak Pistol Peraih Juara Kejurnas Piala PPAD 2026