![]()
Jakarta – MCN.com – Pameran bertajuk “The Indonesia’s Largest Internasional Trade Show For Maritime Industry” berlangsung pada 19-21 Oktober 2022 di Hall A dan D, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Pameran industri maritim terbesar ini menghadirkan pelbagai macam teknologi yang mendukung perkembangan dunia maritim dan maritim Indonesia.
Perkembangan teknologi maritim tengah berlangsung cepat, terutama di saat konektivitas menjadi kebutuhan yang amat vital dalam peradaban umat manusia modern.
Revolusi maritim baru terjadi pada awal abad ke-18 dengan penggunaan batubara sebagai lokomotif penggerak mesin kapal. Pada awal abad 20, mesin diesel berbahan bakar minyak menggantikan batubara. Di masa ini, pelayaran masih amat terbatas.
Pada 1970-an, kapal dengan kontrol komputerisasi mulai diperkenalkan. Perkembangan teknologi maritim pun berlangsung cepat. Revolusi teknologi internet membuat pelayaran menjadi perjalanan yang menyenangkan. Kapal-kapal modern dilengkapi dengan sistem komunikasi yang canggih.
“Saya percaya, perkembangan maritim kita sangat cepat dan semakin bagus. Dalam waktu tak terlalu lama, semua kapal di Indonesia akan terhubung dengan internet dengan biaya terjangkau,” tutur Rudy Haryoto, CEO PT. Sailink Navigator kepada awak media di sela pameran, Kamis (20/10/2022).
Menurutnya, dengan semakin banyak pemain bisnis yang masuk ke Indonesia, terutama dengan pelbagai macam teknologi terbaru, akan membuat biaya komunikasi di kapal jadi murah. Terutama perkembangan teknologi sensor membuat kapal makin efisien dalam operasionalnya.
Bagi para pelayar, komunikasi amat penting. Dulu, para pelayar itu berbulan-bulan berada di atas kapal dan tidak ada komunikasi dengan keluarga mereka di darat. Itu menimbulkan rasa bosan. Kini, teknologi komunikasi telah membuat mereka dekat dengan keluarga.
Dengan adanya koneksi internet digital di kapal, produktivitas pun meningkat. Para awak kapal melihat kegunaan internet dan mempelajarinya. Mereka tak hidup kesepian selama pelayaran.
Dengan pameran ini, Rudy Haryoto berharap Indonesia bisa memperkenalkan manfaat konektivitas dari maritim karena Indonesia negara maritim terbesar. Dan lagi, bisnis maritim tidak lepas dari komunikasi.
“Percayalah, bahwa komunikasi di maritim sangat dibutuhkan dan sangat membantu produktivitas bisnis maritim,” ujar Rudy Haryoto. * (Rika)
#MCN/RZ-HN/RED



More Stories
Kolaborasi Dan Sinergi: BPP KAPMI Gelar Halal Bi Halal, Satukan Visi Bangkitkan Ekonomi Nasional
Shopee Big Ramadan Sale 2026 Catat Tren Baru: Fashion Muslim Modern & Aktivitas Digital Jadi Favorit
MODENA Luncurkan Velvet Series,Chef Bagikan Tips Pilih Kompor-Oven Kapasitas Besar Masak Lebaran