Juli 15, 2026

Keluarga Besar Umar Key Dan Ali Mochtar Ngabalin Gelar Aqiqah Cucu Pertama

Spread the love

Loading

Bekasi – Mediacitranusantara.com -Keluarga besar H. Umar Key Ohoitenan, SH., dan Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin melaksanakan acara aqiqah bagi cucu pertama mereka, Sultan Ali Ngabalin. Kegiatan berlangsung di Aula UK Kompleks Masjid Ar-Romlah, Binalindung, Pondok Gede, Bekasi, Senin (14/7/2026).

Sultan Ali Ngabalin merupakan putra sulung dari pasangan Fadel Amin Ngabalin dan Ajeng Dinda Savira Ohoitenan. Acara ini dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur mendalam atas kelahiran sang buah hati sekaligus menghidupkan sunnah Rasulullah SAW.

Kegiatan dihadiri keluarga besar Umar Key Ohoitenan, jajaran pengurus Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), keluarga besar Ngabalin, serta sejumlah tokoh dan pejabat. Antara lain Wakil Wali Kota Bekasi, perwakilan Polres Pondok Gede, Direktur PD Pasar Jaya, Camat dan Lurah setempat, serta Ketua DKM Masjid Ar-Romlah H. Abd. Ghofur.

Suasana semakin khidmat dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh enam qori dan qoriah berprestasi tingkat nasional maupun internasional, yaitu:

– H. Ilham Mahmuddin (Juara 2 MTQ Internasional Brunei Darussalam 2017)
– H. Adedk Putra Masriada (Juara 1 MTQ Internasional Antar Bangsa DMDI Medan 2023)
– H. Qadarusmadi (Peserta MTQ Internasional Kuwait 2019)
– Hj. Yanti Susanti (Juara 1 MTQ Internasional Pemuda Masjid Dunia 2026)
– Hj. Iis Sholehat (Juara 2 MTQ Nasional di Malaysia)
– H. Husein Fakaubun

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak yatim—sebuah tradisi rutin yang senantiasa dilakukan Ketua Umum FPMM Umar Key dalam setiap acara penting keluarga.

Rangkaian acara berlanjut dengan prosesi pemotongan rambut dan penetapan nama sang bayi, diiringi hiburan musik gambus yang memperkuat nuansa Islami. Sebagai penutup, Ustadz Haikal Fitri MZ menyampaikan tausiyah tentang hikmah aqiqah, dilanjutkan doa bersama yang dipimpin Habib Rifqi Al-Hamid.

Dalam tausiyah dijelaskan bahwa ibadah aqiqah memiliki banyak keutamaan: menghidupkan sunnah Nabi, bentuk syukur atas kelahiran anak, harapan perlindungan Allah SWT, serta sarana mempererat tali silaturahmi dan menanamkan jiwa kedermawanan sejak dini. **(RN)