Mei 14, 2026

Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel Demi Maksimalkan Keamanan Masyarakat

Spread the love

Loading

Jakarta – Mediacitranusantara.com -Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kelengkapan dan kualitas peralatan seluruh personel Kepolisian. Langkah ini diambil guna memaksimalkan pelayanan serta memberikan rasa aman dan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Staf Logistik (Slog) Polri yang berlangsung di Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026).

“Salah satu fokus utama kami ke depan adalah memastikan setiap anggota dibekali peralatan yang memadai, agar mereka mampu menjaga keamanan masyarakat secara optimal,” ujar Kapolri.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri juga meresmikan keberadaan Laboratorium Slog Polri. Fasilitas ini berfungsi untuk memeriksa dan menjamin kualitas seragam serta perlengkapan yang diberikan kepada personel telah memenuhi standar dan spesifikasi resmi yang ditetapkan institusi.

“Kami juga melihat langsung demonstrasi penggunaan pakaian khusus bagi personel yang bertugas di wilayah berisiko kerusuhan atau konflik. Seragam ini dirancang khusus agar mampu melindungi anggota dari berbagai ancaman, salah satunya serangan anak panah yang kerap terjadi di wilayah tertentu,” jelas Kapolri.

Lebih lanjut, Kapolri menerangkan bahwa pengembangan peralatan pelindung diri akan terus diperluas. Ke depannya, personel akan dilengkapi perlengkapan yang mampu menahan berbagai ancaman di lapangan, mulai dari lemparan benda keras, bom molotov, hingga risiko tembakan senjata api.

“Semua persiapan ini bertujuan agar anggota dapat bekerja dengan tenang, aman, dan maksimal dalam menjalankan tugas, baik saat menjaga ketertiban maupun menghadapi potensi bahaya,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri juga menyalurkan bantuan berupa peralatan operasional penting bagi jajaran. Sebanyak 430 unit kendaraan didistribusikan, meliputi sepeda motor, mobil patroli berbasis listrik, ambulans, hingga kendaraan khusus yang dapat beroperasi di wilayah terdampak bencana banjir. Penyaluran ini diprioritaskan untuk wilayah berkonflik seperti Papua, Papua Tengah, dan Dogiyai.

“Kendaraan dan peralatan ini adalah pendukung utama agar kami bisa hadir lebih cepat dan tepat, baik saat menjaga stabilitas keamanan, memberikan pelayanan kesehatan darurat, maupun membantu masyarakat saat bencana,” tambah Kapolri.

Ia berharap, dukungan sarana dan prasarana tersebut dapat meningkatkan kinerja seluruh jajaran Polri dalam menjalankan tugas pokok: melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum demi terciptanya keamanan dan keteraturan sosial.

Selain itu, Korps Bhayangkara juga tengah menyusun standar Peralatan Polri Esensial Minimal (MEPE), yaitu daftar perlengkapan wajib yang harus dimiliki setiap satuan. Standar ini nantinya akan disesuaikan dengan karakteristik dan tantangan keamanan di masing-masing wilayah.

“Tujuannya sederhana: agar kapan pun dan di mana pun Polri bertugas, kami selalu siap, lengkap, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semua persiapan ini adalah wujud tanggung jawab kami sebagai institusi penjaga keamanan negeri,” tutup Kapolri.