Mei 26, 2026

Refleksi Akhir Tahun 2025: Ketua MA Sunarto Tegaskan Komitmen Bangun Peradilan Berkualitas

Spread the love

Loading

Jakarta – Mediacitranusantara.com -Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) menggelar Refleksi Akhir Tahun 2025 pada Selasa (30/12) untuk mengevaluasi kinerja dan memperkuat komitmen mewujudkan sistem peradilan yang agung, berintegritas, dan berfokus pada pelayanan keadilan merata.

Acara di kompleks MA dihadiri oleh Ketua MA Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., bersama para Wakil Ketua, Hakim Agung, pejabat struktural, dan perwakilan badan peradilan bawah naungan MA.

Dalam sambutannya, Sunarto menyatakan bahwa refleksi ini bukan hanya pertanggungjawaban kinerja, melainkan juga introspeksi agar MA tetap menghadirkan peradilan bersih, transparan, dan memberikan rasa keadilan nyata. “Refleksi menjadi sarana penting untuk mengevaluasi langkah yang ditempuh dan memastikan MA bergerak sesuai tujuan utama melayani masyarakat dengan keadilan,” ucapnya.

Sepanjang 2025, MA capai berbagai prestasi signifikan, antara lain kenaikan produktivitas penyelesaian perkara, penguatan sistem peradilan berbasis teknologi digital, dan konsistensi menjaga independensi kehakiman. Upaya pembaruan juga dilakukan melalui reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sunarto menegaskan bahwa integritas dan profesionalisme adalah fondasi menjaga kepercayaan publik. “Kepercayaan masyarakat hanya dapat terjaga jika aparatur peradilan memegang teguh nilai-nilai tersebut dan mematuhi kode etik,” tegasnya.

MA juga menekankan pentingnya kerja sama internal dan kesatuan visi dalam menghadapi tantangan hukum yang semakin kompleks, serta komitmen mendorong peradilan sederhana, cepat, dan ekonomis sesuai harapan masyarakat dan amanat konstitusi.

Menutup Acara, Sunarto menyampaikan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus berdedikasi tanpa pamrih. “Teruslah mengabdi tanpa berharap balas, berprestasi tanpa mengharap apresiasi. Jangan tunggu sempurna untuk melayani dengan paripurna – justru di tengah keterbatasan, tulusnya pengabdian akan semakin meninggalkan kesan mendalam

Kami berkomitmen melakukan pembenahan, inovasi, dan penguatan kelembagaan demi mewujudkan peradilan yang lebih dipercaya dan memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.