![]()
Jakarta – MCN.com – Taekwondo DKI Jakarta menggelar event liga taekwondo DKI Jakarta series 6 yang dilaksanakan pada Jumat 19 hingga Minggu 21 Januari 2024 ,Kejuaraan liga Taekwondo DKI Jakarta ke-6 yang di ikuti oleh ribuan atlet dari berbagai Club yang juga sarana regenerasi para atlet muda.
Selama tiga hari berlangsung Liga Taekwondo DKI Jakarta bertujuan untuk mencari bakat baru yang kelak akan membawa nama baik DKI Jakarta melalui event Nasional. Minggu 21 Januari 2024

Liga tersebut diselenggarakan di Gedung Olahraga Nanggala Kopassus Cijantung, Jakarta Timur, riuh suara teriakan penonton dan para suporter. pertandingan taekwondo guna mencari bibit-bibit terbaik bagi atlet taekwondo DKI Jakarta.
“Club Active” menghadirkan 41 atlet yang sudah siap bertanding dan berkompetisi.”alhamdulilah Club kami memboyong medali mas dan perak tutur Master Chairul
Dua peserta yang baru saja selesai bertanding dinyatakan sebagai pemenang adalah Laode Steven ying yang akrab dipanggil (Koko) dan Turangga Jala Rumeksa (Rangga)
Koko dan Rangga baru saja memenangkan pertandingan mendapatkan medali emas.
” Kami sangat bangga karena mendapatkan medali emas tersebut, kami sudah mempersiapkan diri mengikuti pertandingan hari ini, kami melakukan latihan satu minggu sebanyak empat kali. Kami percaya diri saja,” tutur Koko dan Rangga
Koko dan Rangga berlatih taekwondo sejak kelas 1 SMP. Orang tuanya sangat mendukung potensi anaknya yang duduk di SMP Negeri 52 Jakarta Timur ini.
“ Lanjut Koko keberhasilan saya dalam pertandingan hari ini tentu untuk memotivasi saya untuk berlatih keras tentang teknik-teknik bagaimana caranya bisa menang dalam pertandingan.”ujar Koko
Peserta wanita yang bernama Sheila mu’minatul layyina yang akrab dipanggil Sheila dan juga Maryam Khalid Abdullah Al Ghamdi(Maryam) yang juga bersekolah di SMPN 52 ikut bertanding dan memenangkan prestasi pertama dan mendapatkan medali emas.

Menurut Master Chairul, olahraga taekwondo bagus untuk mendidik mental dan fisik seseorang karena semua dilakukan dengan sikap disiplin dan sportivitas yang tinggi.pertandingan taekwondo di usia terbawah hingga kelas remaja sebagai investasi bakat ke depan. paparnya.
Tak dipungkiri, kita seorang atlet bisa belajar menjadi manusia utuh dalam olahraga bela diri.Beberapa Atlet telah Mengukir prestasi dari berbagai dukungan masuk dalam kata kunci memajukan Taekwondo Indonesia. ** {RR}



More Stories
Jakarta Bhayangkara Presisi Tembus Grand Final AVC Men’s Champions League 2026 dan Pastikan Tiket Kejuaraan Dunia
Kenalkan Pentingnya Pelestarian Alam Sejak Dini Lewat BioKids Color Day di Ancol
FORWARTA Soroti Dugaan Sentralisasi Kekuasaan Jabatan di BKD DKI