Mei 4, 2026

HADAPI INFLASI, PRESIDEN JOKOWI: KITA HARUS KOMPAK, BERSATU DARI PUSAT HINGGA PELOSOK

Spread the love

Loading

JAKARTA – MCN.com -Presiden RI Joko Widodo memberi arahan kepada para menteri, kepala lembaga, kepala daerah, Kapolda, Pangdam, pimpinan BUMN dan Kajati terkait dengan masalah pengelolaan inflasi daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia dan program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (P2KE), Kamis (29/9/2022) di JCC, Senayan, Jakarta.

Presiden mengingatkan kondisi global yang sedang menghadapi situasi serba tidak pasti. Semua negara dalam keadaan sulit. Sulit pula mengantisipasinya.

Jokowi menyebut ada 345 juta orang di 82 negara yang menderita kekurangan pangan akut, dan setiap hari 19.700 orang meninggal dunia akibat kelaparan.

Walaupun Rice Research Institute dan FAO menyatakan Indonesia merupakan negara dengan sistem ketahanan pangan yang baik, namun presiden mengajak masyarakat Indonesia tetap waspada.

Krisis Pengan, krisis energi dan krisis finansial sedang dialami negara dan penduduk dunia. Sementara perang Rusia vs Ukraina dan konflik antar kelompok melahirkan fragmentasi, kekerasan, dan ketidakadilan.

Jokowi mengingatkan agar tidak terjadi kenaikan harga barang dan jasa di dalam negeri sehingga mempersulit kehidupan masyarakat. Presiden mengajak para kepala daerah untuk mempersiapkan transportasi yang kondusif agar harga kebutuhan masyarakat tidak naik.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengingatkan pemerintah pusat dan daerah agar menggunakan anggaran yang ada untuk membeli barang produk dalam negeri dan melakukan wisata domestik.

Sementara itu Penjabat Bupati Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat, Dr. Bernard E. Rondonuwu, S.Sos, M.Si, mengatakan, dirinya memperhatikan betul apa yang disampaikan Presiden Jokowi pada pertemuan itu.

“Saya sangat mendukung apa yang disampaikan Presiden Jokowi. Itu penting bagi kesejahteraan masyarakat Maybrat di Papua Barat,” tutur Bupati saat ditanya awak media.

Seperti arahan Jokowi, Bupati Bernard sepakat melihat sektor pariwisata di Maybrat sebagai potensi besar bagi daerah itu. Banyak lokasi wisata alam yang perlu dieksplor dan dikembangkan sebagai destinasi wisata bagi warga yang ingin ke Papua Barat.

Bupati Bernard Rondonuwu baru sebulan ditugaskan Menteri Dalam Negeri menjadi penjabat Bupati Maybrat. Bersama dengan seluruh aparatur sipil negara, TNI, Kepolisian, DPRD dan seluruh tokoh masyarakat, dia ingin mendorong agar seruan Presiden itu bisa menjadi peluang untuk masyarakat Maybrat dan siap mendukungnya.

Terletak di bagian barat Pulau Papua, Kabupaten Maybrat dibentuk pada 16 Januari 2009 sebagai pemekaran dari Kabupaten Sorong. Pusat pemerintahannya terletak di Kumurkek, Distrik Sifat, dan memiliki 12 distrik. Sensus Penduduk 2020 mencatat jumlah penduduk Kabupaten Maybrat sebanyak 42.649 jiwa. * (Rika).

#MCN/RZ-HN/RED