![]()
JAKARTA — Pengungkapan dugaan peredaran narkotika jenis ganja oleh Unit Narkoba Polsek Kemayoran menyisakan sejumlah pertanyaan yang membutuhkan penjelasan terbuka dari pihak kepolisian. Penangkapan seorang pria berinisial AD beserta 43 paket ganja dengan berat bruto 162 gram memang menjadi bagian dari penanganan perkara. Namun, publik juga berhak mengetahui sejauh mana pengembangan penyidikan dilakukan untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.
Dalam keterangan yang disampaikan, AD disebut mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial R yang disebut berada di “Dalam”. Polisi juga mengamankan dua timbangan elektrik, uang tunai Rp142.000, serta dua telepon genggam yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Pertanyaannya, sudah sejauh mana penyidik menelusuri identitas R dan memeriksa dugaan bukti transaksi yang terdapat dalam perangkat komunikasi tersebut?
Gabungan Wartawan Jakarta (GAWAT) mempertanyakan keseriusan pengembangan perkara ini.
” Apakah penyidikan telah mengarah kepada pemasok yang disebut oleh AD? Apakah hasil pemeriksaan telepon genggam telah memberikan petunjuk mengenai jaringan distribusi? Ataukah penyidik masih memerlukan waktu untuk memverifikasi seluruh informasi tersebut? Pertanyaan ini penting dijawab agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai perkembangan penanganan perkara”, Ujar Ketua Umum GAWAT.
Apabila pihak Polsek Kemayoran maupun jajaran Polres Metro Jakarta Pusat belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi, kondisi tersebut patut menjadi perhatian dalam konteks keterbukaan informasi kepada publik. Ketidakadaan jawaban tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran atau upaya menutupi perkara. Namun, masyarakat tetap berhak meminta penjelasan mengenai perkembangan kasus yang telah diumumkan secara resmi, sepanjang tidak mengganggu proses penyidikan.
“Jangan sampai pemberitaan berhenti pada penangkapan, sementara pertanyaan mengenai pengembangan jaringan belum memperoleh kejelasan.Penanganan perkara narkotika bukan hanya soal mengamankan terduga pelaku dan barang bukti, tetapi juga menelusuri setiap petunjuk yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila terdapat kendala penyidikan, penjelasan yang proporsional dari kepolisian akan membantu publik memahami situasi sebenarnya”, Jelas Ketua GAWAT.
GAWAT menegaskan akan terus mengupayakan konfirmasi kepada pihak terkait dan memberikan ruang bagi kepolisian untuk menyampaikan penjelasan maupun perkembangan terbaru. Transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
“Publik tidak hanya menunggu kabar penangkapan, tetapi juga mengharapkan kejelasan mengenai sejauh mana perkara ini dikembangkan”, Tutupnya.



More Stories
Kunjungi Negeri Istana Kabupaten Siak Sri Indrapura, Danlanal Dumai Perkuat Sinergi Hadirkan Pengabdian
Sinergi Patroli TNI-Polri dan Komduk Perkuat Keamanan Wilayah Duren Sawit
Patroli Malam Koramil 01/Jatinegara Bersama Komduk, Perkuat Kamtibmas Di Wilayah Binaan