Mei 6, 2026

Perkuat Sinergi Industri dan Akademik, Ancol Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan ITB

Spread the love

Loading

Jakarta – Mediacitranusantara.com – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk semakin tegas melangkah menuju transformasi kawasan wisata terpadu yang modern dan berkelanjutan. Hal ini terwujud melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berlangsung Jumat 1Mei 2026 lalu di kawasan ikonik Candi Bentar Putri Duyung Ancol. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata keseriusan kedua belah pihak dalam menggabungkan keunggulan industri dan keilmuan akademik untuk menciptakan nilai tambah yang luas.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, dalam pernyataannya usai penandatanganan menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar kesepakatan administratif, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk menghadirkan inovasi nyata di kawasan Ancol. “Kami ingin Ancol tidak hanya dikenal sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pelestarian seni dan budaya yang terintegrasi. Dengan dukungan keahlian dan riset dari ITB, kami yakin dapat meningkatkan kualitas layanan, menciptakan pengalaman wisata yang unik, serta mengelola kawasan secara lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujar Syahmudrian.

Sementara itu, Rektor ITB periode 2025-2030, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam memajukan sektor strategis nasional. “Tridarma perguruan tinggi tidak akan bermakna jika hanya berhenti di dalam kampus. Melalui kemitraan dengan Ancol, para peneliti, pengajar, dan mahasiswa kami memiliki ruang nyata untuk menerapkan hasil riset, mengembangkan solusi inovatif, serta melatih bakat muda yang siap bersaing di dunia kerja. Ini adalah kesempatan emas untuk menciptakan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” kata Prof. Tatacipta.

Ruang lingkup kerja sama yang disepakati sangat luas dan strategis, mencakup pengembangan sumber daya manusia, penelitian bersama, hingga pengelolaan kawasan dan pelestarian budaya. Khususnya di bidang pengelolaan sumber daya hayati dan penataan kawasan, kedua pihak sepakat untuk mengembangkan pendekatan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pembangunan nasional maupun global.

Para pemangku kepentingan menilai bahwa kolaborasi ini menjadi contoh yang patut ditiru oleh institusi lain. Dengan menyatukan kekuatan antara industri pariwisata dan institusi pendidikan tinggi berbasis teknologi, tercipta ekosistem yang saling menguatkan: industri mendapatkan solusi ilmiah dan tenaga kerja berkualitas, sementara dunia pendidikan mendapatkan ruang praktik dan penerapan ilmu.

Kini, semua pihak menantikan langkah konkret dan program nyata yang akan dilaksanakan. Konsistensi dalam pelaksanaan dan evaluasi berkala menjadi kunci agar potensi besar dari kemitraan ini dapat diwujudkan sepenuhnya, membawa manfaat bagi kedua institusi, serta memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan pariwisata dan ilmu pengetahuan di Indonesia.