![]()
MALUKU TENGGARA -MCN.com -Dua tokoh politik nasional asal Kei, Ali Mochtar Ngabalin dan Komarudin Watubun, bertemu di Desa Danar, Kei Kecil, dalam acara pernikahan putri Umar Kei Ohoitenan. Pertemuan ini menjadi momen penting bagi keduanya untuk kembali ke tanah leluhur.
Ali Mochtar Ngabalin, yang merupakan kakek dari pengantin pria, Fadel Muhammad Ngabalin, bertindak sebagai pihak yang meminang putri Umar Ohoitenan di Bekasi. Sementara itu, Komarudin Watubun, Ketua DPP PDI-P Bidang Kehormatan, hadir sebagai saksi pernikahan.
Bagi Ali Mochtar Ngabalin, kembali ke tanah Kei adalah sebuah keharusan. “Saya ini Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, anak Famur Danar, yang datang ke sini sebagai anak adat, jadi tidak main-main. Saya anak adat Kei,” tegasnya. Ia juga memuji Umar Ohoitenan sebagai pemimpin masa depan yang memiliki jiwa kepemimpinan sejak kecil.
Komarudin Watubun merasa terharu dapat menghadiri pernikahan ini dan menjadi saksi bagi Ajeng Dinda Savira Ohoitenan dan Fadel Muhammad Ngabalin. “Kebetulan baru pertama kali saya menjadi saksi dalam perkawinan semacam ini,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan asal-usul keluarganya dari Desa Tam
ngil dan mendoakan agar kedua mempelai saling setia hingga masa tua.
Watubun mengapresiasi acara pernikahan yang dilangsungkan di Danar, Kei, karena dapat mengumpulkan banyak saudara dan mempererat silaturahmi. “Sebagai orang Kei, Watubun sangat senang melihat persaudaraan masyarakat Kei, termasuk mereka yang tinggal di luar Maluku,” tambahnya.
Kedua politisi senior ini terus memberikan kontribusi bagi kehidupan politik Indonesia melalui pemikiran-pemikiran mereka. **(Rika)



More Stories
LMP dan M1R Kecam Dugaan Penghinaan Profesi Serta Rasisme Oleh Oknum Manajer Kursus Bahasa Inggris di Kelapa Gading
Perkuat Silaturahmi, FBR Korwil Jakarta Pusat Gelar Halal Bi Halal Bersama Heri Kustanto, S. H
Semangat Persaudaraan “Ain Ni Ain” Idul Fitri Menguat Umar Key Teteskan Air Mata Sambut Saudara Kristen Maluku di Kediaman