April 24, 2026

Ketua Yayasan Ibrahim Datuk Tan Malaka Ferizal Ridwan Ajak Masyarakat Sumbar Bertabayun, Jangan Besar-besarkan Isu Hoaks Bupati Safni

Spread the love

Loading

Jakarta – Mediacitranusantara.com – Isu penyebaran video yang tidak senonoh yang mengatasnamakan Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, menjadi sorotan publik. Video yang viral di media sosial itu ternyata merupakan modus pemerasan yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat Sumatera Barat dan mantan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersikap bijak atau “bertabayun” dan tidak membesar-besarkan isu tersebut. Hal ini disampaikannya kepada awak media di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Ferizal yang kini menjabat sebagai Ketua Yayasan Ibrahim Datuk Tan Malaka menjelaskan kronologi kejadian. Pelaku yang saat ini sudah ditangkap dan diproses hukum oleh Polda Sumatera Barat, diketahui merupakan narapidana di Jambi yang melakukan modus pemerasan.

“Pelaku menghubungi Bupati beberapa kali hingga terjadi video call. Pelaku meminta uang sebesar Rp 120 juta. Karena permintaan tidak dikabulkan dan hanya diberi Rp 1 juta, pelaku kemudian menyebarkan video yang diedit dan memuat adegan tidak pantas tersebut ke media sosial,” jelas Ferizal.

Ferizal menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu terus memperkeruh suasana. Ia juga menyoroti rencana sejumlah pihak, termasuk mahasiswa, yang berencana melakukan demonstrasi atau melaporkan kasus ini ke Kementerian Dalam Negeri maupun Mabes Polri.

“Sebenarnya masyarakat Limapuluh Kota tidak sedang mencari siapa salah dan siapa benar. Musibah seperti ini bisa menimpa siapa saja, apalagi dengan kecanggihan teknologi saat ini. Soal benar dan salah, itu nanti yang menentukan pengadilan,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, sikap masyarakat seharusnya tetap menghormati pemimpin daerah. “Kami bukan membela pribadi Bupati, tapi kami menghormati jabatan dan kepemimpinannya. Kami berharap isu ini tidak menghalangi kinerja beliau dalam membangun daerah,” tambahnya.

Ferizal juga mengungkapkan bahwa pelaku bukanlah orang baru dalam kasus hukum, melainkan mantan narapidana kasus pelecehan seksual yang memiliki pola modus operandi serupa.

Ferizal Ridwan merupakan mantan Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021. Kini ia aktif di bidang sosial dan memimpin Yayasan Ibrahim Datuk Tan Malaka.

Kabupaten Limapuluh Kota yang beribukota di Sarilamak merupakan salah satu pusat kebudayaan Minangkabau yang memiliki 13 kecamatan dan 79 nagari. Daerah ini dikenal sebagai tanah kelahiran tokoh bangsa seperti Bung Hatta dan Tan Malaka. Saat ini, daerah tersebut dipimpin oleh Bupati Safni Sikumbang dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha untuk periode 2025-2030. **(RN)