Mei 26, 2026

Dewan Pimpinan Pusat Front Pemuda Muslim Maluku Menyatakan Sikap Terkait Aksi Premanisme Terhadap Imam Besar Habib Rizieq Shihab di Pemalang

Spread the love

Loading

Bekasi – MCN.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Haji Umar Key Ohoitenan beserta jajarannya merilis Pernyataan Sikap DPP FPMM terkait aksi teror dan premanisme oleh organisasi PWI-LS terhadap Tabligh Akbar di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Terjadinya serangan dan tindakan teror yang dilakukan oleh Gerombolan PWI-LS pada kegiatan keagamaan Tabligh Akbar yang dihadiri oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab pada 23 Juli 2025 di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sehingga menyebabkan jatuhnya korban luka sebanyak 7 orang dan membahayakan nyawa ribuan peserta Tabligh Akbar yang di dalamnya termasuk kaum ibu dan anak-anak.

Maka dengan ini kami Dewan Pimpinan Pusat Front Pemuda Muslim Maluku Menyatakan Sikap, sebagai berikut:

1. Mengecam dan mengutuk keras tindakan premanisme atas serangan biadab Gerombolan PWI-LS terhadap kegiatan keagamaan Tabliq Akbar yang dihadiri oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab pada 23 Juli 2025 di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

2. Bahwa atas nama ketertiban dan keamanan nasional , kami meminta kepada aparat Kepolisian dengan tegas segera menangkap pelaku teror dan otak dibalik gerombolan pengacau keamanan yang menamakan diri organisasi PWI-LS. Dan, memastikan keamanan dan ketertiban kondusifitas dalam setiap kegiatan sosial dan keagamaan di seluruh wilayah NKRI.

3. Bahwa atas nama negara hukum, kami meminta kepada pemerintah agar meninjau kembali keberadaan organisasi PWI-LS yang menimbulkan masalah teror dan premanisme di tengah masyarakat.

4. Bahwa kami mendukung pemerintahan H. Prabowo Subianto untuk memberantas segala bentuk tindakan teror dan premanisme dengan dalih apapun dan atas nama apapun di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5. Bahwa kami menyesalkan sikap aparat Kepolisian atas kegiatan intelejen yang lemah dalam melakukan tindakan deteksi dini, sehingga terjadinya tindakan teror dan premanisme yang dilakukan oleh gerombolan PWI-LS terhadap kegiatan keagamaan Tabliq Akbar.

6. Bahwa kami pendukung pemerintahan H. Prabowo Subianto untuk memberantas segala bentuk tindakan teror dan premanisme dengan dengan dalih apapun dan atas nama apapun didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

7. Bahwa atas nama agama dan kemanusiaan, segala tindakan teror, premanisme, dan kekerasan bukanlah tindakan perilaku seorang Muslim yang Rahmatan Lil Alamin sebagaimana Yang diajarkan oleh Rasulullah S.A.W, Para Sahabat, Ulama, dan para Habaib.

Demikian Pernyataan Sikap ini kami sampaikan dengan tegas demi kepentingan bangsa dan negara, kepentingan seluruh anak bangsa Indonesia.

Bertanda tangan Ketua Umum DPP FPMM, H. Umar Key, S.H dan Sekjen DPP FPMM, Mansyur Husain, S.H. **(Rika)