April 30, 2026

Ketua Umum Pemuda Bravo 5 Ali Banser Marasabessy Bangga Pada Umar Key Ohoitenan Sosok Pemersatu Orang Maluku di Jabodetabek

Spread the love

Loading

Bekasi – MCN.com – Di kalangan para perantau berdarah Maluku di Jabodetabek, sosok Umar Key Ohoitenan telah lama dikenal sebagai sosok pemersatu mereka. Umar aktif terlibat dalam kegiatan komunitas-komunitas Maluku dan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan bersama.

Bukan sebatas itu. Umar juga menjadi contoh bagi para perantau dan pemuda Maluku di Jakarta dalam hal kepedulian terhadap orang lain, yakni warga yang susah dan membutuhkan bantuan.

Sikap dasar kepedulian Ketua Umum DPP Front Pemuda Maluku (FPMM) H. Umar Key Ohoitenan, S.H itu menarik hati para pemuda Maluku untuk membangun sikap sosial, yang juga menjadi kultur orang Maluku di tanah leluhur mereka.

Provinsi Maluku dan Maluku Utara adalah wilayah kepulauan yang luas. Dengan letak geografis, masyarakat hidup dalam pulau-pulau kecil dengan adat dan tradisi budaya yang beraneka warna. Namun jarak geografis itu tak menghilangkan kesamaan nilai budaya turun-temurun.

Maluku yang terhampar “dari ujung Halmahera sampai Tenggara Jauh” adalah satu saudara (basudara). Budaya “Pela-Gandong” menjadi falsafat dasar yang mengikat erat rasa persaudaraan di antara warga Maluku baik di tanah leluhur maupun di tanah perantauan, bahkan dengan mereka yang berada di luar negeri. Budaya itu terus dijaga dan dipupuk di tengah pelbagai tantangan akibat perubahan masyarakat yang kian modern.

Tantangannya adalah sosok pemimpin yang bisa mempersatukan orang-orang Maluku ini. Di Jakarta ada satu sosok muda yang sejak lama memiliki visi hidup menghimpun anak Maluku dan mendorong mereka hidup mandiri dan bersikap baik terhadap sesama di rantau. Untuk saat ini, sosok itu adalah H. Umar Key Ohoitenan, S.H.

Menurut Ketua Umum Pemuda Bravo 5, yang juga menjadi Ketua Umum Aku Maluku, Ali Banser Marasabessy, dirinya mengenal sosok Umar Key Ohoitenan sudah cukup lama. Umar Key di matanya adalah sosok pemimpin yang mampu menyatukan anak-anak Maluku di Jabodetabek. Persebaran orang berdarah Maluku di Jabodetabek cukup signifikan untuk disatukan dalam satu wadah yang khas Maluku. Ini sesuai dengan karakter budaya orang Maluku yang kolektif-kebersamaan.

Bagi Ali Banser Marasabessy, Umar Key Ohoitenan termasuk berhasil mempersatukan anak-anak Maluku dan merangkul komunitas-komunitas lokal Maluku di Jabodetabek.

“Bagi saya, Bang Umar itu the best, yang terbaik. Memang seperti itu. Menjadi seorang pemimpin tidak semudah apa yang kita bayangkan. Maka tadi saya sempat berbicara bahwa kita mesti tahu, bahwa matahari itu hanya satu. Tidak pernah ada dua matahari. Mataharinya sekarang ada di sini. Menurut saya, ini sangat luar biasa.ia bisa mengumpulkan saudara-saudara yang lain, dari mana saja, yang namanya Maluku mau siapa saja Umar tetap welcome. Dan ia tak pernah menganggap dirinya begini dan begitu,Semuanya saudara. Itu satu hal yang paling saya sukai,” tutur Ali Banser memberi kesaksian.

Ali Banser bangga dengan acara kumpul-kumpul anak-anak Maluku. Secara pribadi dia bangga masih ada orang seperti Bang Umar Key Ohoitenan. “Dia supel, baik hati, sehingga ia bisa melakukan hal-hal seperti ini. Untuk memberangkatkan orang ke tanah suci itu bukan mudah. Walaupun kita punya banyak uang dan harta berlimpah, tapi untuk memberangkatkan seseorang bahkan beberapa orang untuk umroh, itu tidak mudah ,” ujar Ali Banser.

Ia yakin perbuatan seperti Umar Key Ohoitenan itu lahir dari kedalaman hati. Dan, ini bukan baru pertama kali Umar Key memberangkatkan orang untuk umroh di tanah suci. “Saya melihat ini sudah sering ia lakukan. Karena itu saya selalu mendukung apa yang dilakukan Bang Umar. You are the best, bisa mengumpulkan adik-adik dan basudara semuanya. Harapan saya, semoga ada sosok lain seperti Bang Umar. Karena hidup di rantau orang ini bukan hal yang mudah. Apalagi bisa mengumpulkan banyak saudara seperti ini. Saya berharap, kami semua orang Maluku dan siapa pun orangnya, kalau kita anggap bahwa kita itu bersaudara, maka hubungan itu selalu harus dijaga dengan baik, jelas Ali Banser.

Lebih jauh Ali Banser mengatakan dalam membangun persaudaraan tak bisa selalu mulus. Sering ada perselisihan. Tapi, perselisihan itu hal yang biasa. “Itulah kehidupan. Tapi, dari perselisihan itu kita bisa belajar, Kita ambil hikmahnya agar tidak terjadi lagi hal-hal negatif seperti itu. Apalagi kita sudah hidup bertahun-tahun. Jangan hanya karena hal sepele, semua kebaikan yang kita lakukan langsung dilupakan. Itu tak boleh,” tegas pria Ambon ini.

Sebagai Ketua Umum Pemuda Bravo 5, Ali Banser Marasabessy mengajak sesama dari Maluku

Ikut mendoakan Umar Key Ohoitenan. Menurut Ali, agak jarang sosok orang Maluku saat ini, masih mau melakukan kegiatan memberangkatkan orang umroh dan kumpul-kumpul sesama saudara seperti dilakukan Umar Key Ohoitenan.

“Pada intinya, kita harus selalu menjaga hubungan baik, hubungan orang basudara. Jadi, kalau bicara tentang Maluku, sudah tentu “dari ujung Halmahera sampai Tenggara Jauh” kita bersaudara. Itu yang selalu kami jaga. Semoga adik-adik ke depan bisa mengambil contoh yang baik bahwa kita semua bersaudara,” pungkas Ali Banser Marasabessy, Ketua Umum Pemuda Bravo 5 dan Ketua Umum Aku Maluku, saat ditemui di komplek kediaman Ketua DPP FPMM, H. Umar Key Ohoitenan, Perumahan Nirvana, Pondok Gede, Bekasi, Kamis (10/7/2025). ** (Rika)