![]()
Jakarta – MCN.com – Sidang Pemeriksaan Pendahuluan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Bupati (PHPU) Bupati Ponorogo dengan Perkara Nomor 45/PHPU.Bup-XXIII/2025 berlangsung di Ruang Sidang Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (20/1/25),
Sidang dipimpin oleh Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Saldi Isra dengan didampingi Hakim Konstitusi Asrul Sani.
Hadir Ketua Tim Kuasa Hukum Paslon 02 Sugiri Sancoko-Lisdyarita, yaitu R.Indra Priangkas, Hendri Wahyu Wijaya, M.Hasyim, Darul Khusaini, Tatik Sri Wulandari, dan Wiwik Dwi Lestari.
Dalam gugatannya, yang dibacakan kuasa hukum Paslon 01 Ipong Muchlissoni – Segoro Luhur Kusumo Daru itu, Bambang Widjojanto mengatakan Paslon 02 telah melakukan sejumlah pelanggaran, seperti dugaan penyalahgunaan wewenang, dengan menggalang kekuatan para Ketua RT dalam apa yang disebut gerakan Baret Merah (Barisan RT Mengukir Sejarah).
Bambang juga mengatakan Paslon 02 telah melanggar aturan dengan mengadakan mutasi para camat di enam kecamatan.
Dengan itu, dalam petitumnya Paslon 01 meminta Majelis Hakim MK untuk membatalkan surat keputusan KPU Kabupaten Ponorogo Nomor 2191 tahun 2024. Selain itu, mereka juga meminta majelis hakim MK untuk memerintahkan KPU Ponorogo mengadakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Ditemui awak media, salah seorang kuasa hukum Paslon 02, M. Hasyim, S.H, M.H, mengatakan, Bupati Sugiri Sancoko adalah orang baik, merakyat dan mencintai masyarakat Ponorogo.
“Beliau merangkul semua kalangan, tidak membedakan latar belakang keberadaan masyarakat. Jadi, kalau dia menang Pilbup dan menjadi Bupati Ponorogo, itu pantas, karena kebersihan niat baiknya untuk memimpin masyarakat Ponorogo,” kata M.Hasyim.
Dalil Pemohon itu dinilai oleh Hasyim sebagai kurang pas, karena menurut Hasyim semua sistem dan aturan tidak dilanggar.
Hasyim berharap,masyarakat Ponorogo berdoa agar proses sengketa dan gugatan di Mahkamah Konstitusi cepat selesai dan Sugiri Sancoko segera mengemban amanah sebagai Bupati Ponorogo kembali. * (Rika)



More Stories
MK Nyatakan Yuni Wonda dan Mus Kogoya Sah Jadi Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya, Roman Telenggem: Mari Bekerja Untuk Puncak Jaya
Ikram Umasugi dan Sudarmo Siap Pimpin Kabupaten Buru, Ketua Umum FPMM Umar Ohoitenan: Ucapkan Selamat dan Mari Kita Bangun Masyarakat Buru
Sergius Wabiser Lapor Polisi dan Klarifikasi Tuduhan Terima Rp 2,5 Miliar