![]()
Jakarta – MCN.com – Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kristianus Garo, SH, mengaku maju dalam pemilihan anggota legislatif karena ingin membantu masyarakatnya yang masih berkekurangan. Air adalah kebutuhan sentral tiap-tiap keluarga. Modalnya adalah modal sosial, yakni keterlibatannya dalam kegiatan masyarakat Kecamatan Aesesa.
Pada pemilu legislatif kali lalu, Kristianus mendapat jumlah suara yang memungkin dirinya duduk sebagai wakil rakyat. Sebenarnya Kristianus pernah mencoba maju lewat Partai Golkar pada Pileg 2014-2019. Namun, nasib mujur belum memihak pada dirinya. Sekarang saat yang tepat, lewat Partai Demokrat dia melangkah ke gedung DPRD Kabupaten Nagekeo, periode 2024-2029. Lagi-lagi, hanya bermodalkan relasinya yang baik dengan masyarakat.
“Dalam keseharian, kepribadian saya dinilai masyarakat. Saya aktif terlibat dalam kegiatan masyarakat. Kegiatan apa saja saya ikut. Orang melihat cara berpikir saya. Dari situ masyarakat mengenal saya dan mendorong saya memperjuangkan aspirasi mereka, salah satunya soal kesulitan mendapatkan air bersih,” tutur Kristianus kepada awak media di Jakarta di sela kegiatan Bimtek dan Konsolidasi anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat seluruh Indonesia, di Hotel Redtop, Jakarta Pusat.
Air menjadi salah satu tantangan hidup di Kecamatan Aesesa, yang berada di dataran tinggi. Di situ memang ada kali dan mata air. Namun bagaimana mengambil air yang ada di bawah sana. Pernah ada upaya terobosan, namun semuanya gagal.
Air hanyalah satu kesulitan yang dialami masyarakat di situ. Kesulitan lainnya ada banyak. Dalam situasi seperti itu, masyarakat memintanya maju sebagai wakil mereka agar menyuarakan kebutuhan mereka.
Kristianus pun didaulat dengan suara yang banyak, yang membuatnya terpilih untuk pertama kali sebagai anggota DPRD Kabupaten Nagekeo. Total jumlah anggota DPRD di kabupaten ini berjumlah 25 orang, dan Kristianus adalah salah satunya.
Kabupaten Nagekeo terdiri dari 7 kecamatan, 16 kelurahan, dan 97 desa. Luas kabupaten ini mencapai 1.416,96 kilometer persegi. Tujuh kecamatan itu adalah Kecamatan Boawae, Kecamatan Aesesa, Kecamatan Nangaroro, Kecamatan Mauponggo, Kecamatan Wolowae, Kecamatan Keo Tengah, dan kecamatan Aesesa Selatan. Jumlah penduduk 166.063 jiwa (data 2024).
Sebagai anggota DPRD, Kristianus bermitra dengan pemerintah dan bersama-sama memperjuangkan kesejahteraan rakyat. “Semua program dari pemerintah. Kepentingan kita adalah bagaimana membangun kemitraan dengan teman-temannya di eksekutif. Misalnya kita melihat bagaimana pendidikannya, bagaimana kesehatannya,” ujarnya.
“Terlebih di daerah saya itu butuh air bersih. Tempat saya berada di ketinggian. Sumber airnya ada, banyak. Ada kali besar dengan mata air yang bagus. Persoalannya, bagaimana menyalurkan air itu ke rumah-rumah masyarakat. Sejak awal saya sudah berpikir tentang air,” cerita Kristianus.
Pernah ada usaha untuk menarik air dari bawah. Namun, upaya itu tak berlangsung lama. Banyak pompa air yang rusak. Sudah dicoba menggunakan tenaga Surya, namun semuanya terbengkalai.
Kristianus bilang, saking kesulitan air maka pada musim panas manusia dan binatang berebutan air. Kristianus tertantang mencari solusi tepat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tugas sebagai wakil rakyat itu sedang dia jalani. Baru dua bulan dia menjadi anggota DPRD Kabupaten Nagekeo. Sebagai anggota Partai Demokrat dia menyadari bagaimana harus lebih dekat dengan rakyat, sebagaimana disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat Bimtek itu.
Kristianus mengaku mendapat pencerahan dalam pertemuan anggota DPRD Partai Demokrat seluruh Indonesia itu. “Saya merasa puas dengan kegiatan ini, bisa mengetahui lebih dalam lagi tentang fungsi dan peran saya sebagai anggota DPRD. Saya siap bermitra dan membangun jaringan demi kebaikan rakyat yang saya wakili,” pungkas Kristianus Garo, S.H. **(Rika)



More Stories
Jembatan Garuda Presiden Prabowo Akhiri Penantian 30 Tahun Warga Todowongi
Ratusan Massa GSPMII Menuju Monas, Pengamanan Humanis Polisi Jaga Situasi Kondusif
Wujud Sinergi Nyata, Dandenpom Lanal Bintan Hadiri Peringatan May Day 2026 di Tanjungpinang