![]()
Jakarta – MCN.com – Partai Perindo merayakan ulang tahun ke-10. Perayaan sederhana digelar di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2024). Sejak awal berdiri, Partai Perindo konsisten dengan visi-misinya melayani masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Majelis Persatuan Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, mengingatkan pengurusan partai dan kader Partai akan maksud awal pendirian Partai Perindo, yaitu pengabdian untuk anak bangsa Indonesia.
Pengabdian ini butuh konsistensi dan ketekunan, yang kemudian menjadi mentalitas dan kultur Partai Perindo. “Kita bikin partai ini bukan untuk kumpul-kumpul,” ujar Hary disambut tepuk tangan meriah.

Sementara Ketua Umum DPP Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo, dalam pidatonya, pada perayaan bertema “Satu Dekade Partai Perindo: Transformasi dan Bangkit untuk Indonesia Sejahtera”, mengatakan, ada tiga wujud transformasi dalam Partai Perindo, yaitu transformasi struktural dan transformasi sumber daya manusia.
“Kita sedang menguatkan struktur Partai Perindo dari tingkat pusat hingga tingkat ranting, karena pada akhirnya kita harus menguatkan akar Partai Perindo sendiri. Ini harus tecermin pada struktur yang kuat,” ungkap Angela kepada awak media.
Kedua, transformasi sumber daya manusia, yaitu para kader Partai. Mereka diberi pelatihan dan pendampingan, agar kader-kader ini berkualitas. Ketiga, selain itu, ada juga transformasi dan penguatan sumber daya manusia pengurus partai.
“Karena yang menjadi ujung tombak partai adalah manusianya sendiri, yang sehari-harinya berjumpa dengan masyarakat,” ujar Angela.
Dengan transformasi struktural dan SDM tersebut, Angela berharap kehadiran Partai Perindo sungguh dirasakan makanya oleh rakyat selama 5 tahun ke depan.
Dalam konteks transformasi tersebut, Pelaksana Tugas Sekjen Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, mengatakan, Partai Perindo sedang menyusun program dan aktivitas yang riil di masyarakat, berupa peluncuran program Gerakan Perindo Bersama Disabilitas dan program Rumah Kerja Perindo, pada HUT ke-10 Partai Perindo.
Ferry Kurnia menjelaskan, Partai Perindo sejak awal merangkul masyarakat penyandang disabilitas di Indonesia. “Kita harus merangkul teman-temannya disabilitas, itu menjadi bagian dari aktivitas kita,” tutur Ferry.
Sedang program Rumah Kerja Perindo memang dimaksudkan untuk membantu memberi peluang kerja, dengan Gerobak Perindo dan pemberian modal.
“Kita kuatkan masyarakat, tak sebatas pemberian gerobak Perindo, tetapi bagaimana mereka menjadi bagian dari kerja-kerjanya kita. Kita memberi advokasi terkait modal, aktivitas usahanya, dan advokasi dalam menjalankan usahanya,” jelas Ferry, mantan Komisioner KPU RI itu.
Sekjen Partai Perindo itu menegaskan, kerja-kerjanya Partai Perindo dalam meningkatkan ekonomi masyarakat lewat UMKM bukan suatu usaha pencitraan, karena pemberdayaan ekonomi masyarakat itu sudah dilakukan Partai Perindo jauh-jauh hari sebelumnya, bukan pada masa elektoral.
“Partai Perindo tak melulu bekerja di tahun elektoral. Pembagian gerobak tidak pada masa elektoral. Gerobak Perindo merupakan bagian dari kerja kita sejak awal. Kerja kita konsisten terhadap masyarakat pegiat UMKM. Ini ciri khas partai kami,” pungkas Ferry.
**(Rika)



More Stories
Ratusan Massa GSPMII Menuju Monas, Pengamanan Humanis Polisi Jaga Situasi Kondusif
Wujud Sinergi Nyata, Dandenpom Lanal Bintan Hadiri Peringatan May Day 2026 di Tanjungpinang
Elemen Buruh dan Pemuda Gelar Aksi May Day di DPR/MPR, Polisi Pastikan Keamanan Terjaga