![]()
Jakarta – MCN.com – Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-79 bukan semata identik dengan upacara bendera saja, tapi masyarakat merayakannya dengan menggelar pelbagai mata lomba untuk mendapatkan perasaan kebersamaan.
Walaupun pusat perayaan secara nasional tak lagi di Jakarta, namun kebiasaan masyarakat di hari merdeka tahun ini tak kalah meriahnya dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Jakarta masih didominasi warga merah putih.
Di lingkungan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, suasana meriah segera tampak mendominasi, sudah sejak pagi hari. Para pegawai datang dengan wajah ceria, bersalaman memberi ucapan Merdeka.
Saat-saat khusyuk saat upacara bendera dan mengheningkan cipta. Mengenang mereka yang telah berjuang dan gugur demi cintanya pada bangsa Indonesia, membuat hati bergetar, bersyukur, dan tekad hati untuk melanjutkan perjuangan.
Peringatan Hari Kemerdekaan di Kejari Jakarta Utara juga diisi dengan pelbagai lomba olahraga, seperti catur dan tenis meja.
Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Dandeni Herdiana, S.H, M.H, merdeka bukan berarti bebas berbuat semaunya, tetapi bebas untuk (free to) berbuat yang terbaik dalam pengabdian atau pelaksanaan tugas sehari-hari di instansi/institusi di mana seseorang mengabdi.
“Kemerdekaan sudah lama dalam genggaman. Perlawanan terhadap penjajah telah lama pula usai. Tetapi perjuangan melawan ketidakpedulian, ketidakbecusan dan ketidakberesan harus terus berlanjut di sekeliling bahkan pada diri sendiri,” tutur Dandeni Herdiana.
Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sendiri membutuhkan ketekunan, kecermatan, keceriaan dan tentu saja kecerdasan. Maka tidak heran kalau diperlukan kenyamanan kerja serta kesegaran tubuh.
Untuk itulah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara menggelar berbagai lomba dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79, bukan semata untuk memenangkan lomba atau incar hadiahnya, tetapi sebagai aktivitas olah raga, hiburan atau penyegaran serta keceriaan beramai-ramainya sesama pegawai.
“Dengan gelaran berbagai lomba 17 Agustus 2024, semoga kepenatan kita hilang diganti keceriaan. Aneka lomba membuat kita ceria dan segar,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Utara, Dandeni Herdiana, S.H, M.H, Jumat (16/8/2024).
Lomba yang digelar antara lain catur, tenis meja dan masih ada lagi lomba yang pesertanya ramai-ramai hingga dalam pelaksanaannya melahirkan suasana gembira gelak tawa dan lucu-lucuan sesama peserta serta penonton sesama pegawai.
“Bukan pemenang lombanya yang dipentingkan, tetapi ramai-ramai dan “happy-happy”. Ini sekali setahun, untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI, jadi perlu bersemangat dan gembira,” kata salah seorang pegawai Kejari Jakarta Utara peserta lomba, Jumat (16/8/2024).
Keringat pun mengucur membasahi tubuh, sekaligus tubuh terasa segar kembali. Pikiran pun tambah jernih. Kejernihan untuk menghayati diri sebagai anak bangsa yang merdeka dari (free from) tekanan dan ketergantungan, menuju merdeka untuk (free to) menjadi otonom dan originalitas diri sebagai individu yang merdeka.
Masih banyak tugas yang harus diselesaikan. Masyarakat terus menuntut keadilan. Rasa keadilan itu sering tak hadir dalam kehidupan Haria mereka, ketika nafsu berkuasa menabrak semua aturan hukum untuk kesenangan pribadi belaka.
Kejaksaan Negeri Jakarta Utara tetap tegar mendudukkan hukum pada tempatnya.
“Lumayan, keluar juga keringat dan rasa senang. Segar sekali,” pungkas salah seorang peserta lomba tenis meja. Peribahasa Latin mengatakan, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula. **(Rika)



More Stories
Sosialisasi Hukum, Jaksa Hadir di SMAN 4 Jakarta Disambut Antusiasme Siswa
Danlanal Simeulue Laksanakan Kunker Ke Posal Singkil Serta Jalin Silaturahmi Dengan Forkopimda Aceh Singkil
Humas Pelindo 3 Angkat Bicara Usai di Periksa Kejari Tanjung Perak Dugaan Korupsi