![]()
Jakarta – MCN.com – Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) memberikan piagam penghargaan kepada anggota KPLP yang berprestasi, dalam perayaan 50 tahun KPLP yang jatuh pada 30 Januari 2023 di Hotel Luminor, Jakarta.
Usia 50 tahun bukanlah waktu yang singkat. Kerja keras, pergumulan, prestasi, serta kesuksesan menjadi warna-warni perjalanan Direktorat KPLP. Namun, tugas dan tanggung jawab itu terus mereka laksanakan hingga hari ini.
Dalam sambutannya, Dirjen Perhubungan Laut Ir. Arif Toha, mengatakan, KPLP melakukan tugas penjagaan dan penegakan hukum di laut dan pantai, sampai hari ini.
KPLP memiliki kekuatan 9.000 personil dan 369 aset kapal patroli, di mana sebanyak 35 buah kapal tersebar pada 5 pangkalan penjagaan pantai dan laut di Indonesia, yakni Tanjung Priok, Tanjung Uban, Surabaya, Bitung, dan Tual.
Banyak pula prestasi yang diraih KPLP baik tingkat nasional maupun internasional, memiliki jaringan kerja sama yang luas dan aktif terlibat dalam kegiatan terkait standar kelautan dan kelaikan kapal. KPLP juga memiliki hubungan dekat dengan berbagai negara untuk melakukan pemantauan dan patroli bersama, dan peningkatan kapasitas SDM.
Penjagaan dan pelestarian lingkungan juga menjadi tugas penting yang dilakukan KPLP. KPLP secara rutin bekerja sama dengan Filipina dan Jepang melakukan pelatihan bersama dalam rangka menanggulangi musibah kebakaran kapal, pencarian dan pertolongan, menguji, mengevaluasi kemampuan personil dan peralatan melalui kegiatan Marine Policy Exercise (Marpolex).
Selain itu, kata Arif Toha, pemberdayaan internal terus dilaksanakan. Belum lama KPLP memperoleh sertifikasi ISO. Upaya penerapan teknologi informasi terus dilakukan KPLP melalui platform yang dapat mengakomodir seluruh pelayanan jasa yang ada di direktorat KPLP.
“50 tahun bukan waktu yang singkat. Banyak tantangan dihadapi KPLP. Eksistensi KPLP merupakan bagian dari upaya terwujudnya Indonesia sebagai coral maritim dunia, dengan cara memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran serta menjaga laut Indonesia,” ujar Arif Toha.
Untuk mencapai hal itu, KPLP membutuhkan dukungan semua pihak, kementerian maupun lembaga, instansi pemerintah maupun swasta sebagai mitra kerja KPLP.
Sementara, Capt. Mugen mengatakan, selama 50 tahun KPLP telah bekerja, mengabdi, dan memperoleh pencapaian. “Kita perlu mensinergikan internal dan eksternal serta stakeholder untuk keselamatan pelayaran di Indonesia, dan berwawasan lingkungan. Pada acara hari ini kita mengundang BMKG, akademisi, praktisi (KNKT) untuk melihat kesiapan menghadapi cuaca buruk saat ini. Semua ini demi keselamatan pelayaran kita,” ujar Mugen.
KPLP Award merupakan apresiasi atas semua dukungan, baik internal maupun mitra kerja KPLP.
“Selamat kepada penerima KPLP Award 2023. Kami berharap award ini dapat memotivasi rekan-rekan sekalian untuk lebih berkontribusi dan aktif memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran serta menjaga lingkungan maritim Indonesia,” pungkas Arif Toha.
Ucapan syukur perayaan 50 tahun KPLP itu diungkapkan dalam pemotongan tumpeng, yang kemudian dibagi-bagikan untuk dicicipi. Ada tekad di hati, bahwa ke depan, KPLP semakin maju, berkembang, dan sukses mengemban tugas mulia ini.
#MCN/RIKA/RED



More Stories
Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H Di Gelar Kemenag RI
Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H/2026 Jatuh Pada 21 Maret, Siapkan Dukungan Penuh Untuk Masyarakat
Kemenag Resmi Tetapkan 19 Februari 2026 Sebagai Awal Ramadan 1447 H