![]()
JAKARTA – MCN.com – Kelancaran transportasi liburan Nataru 2022 mencerminkan peningkatan kinerja pelbagai pihak yang mendapatkan tanggung jawab ini. Jauh hari sudah dilakukan perencanaan yang melibatkan pihak terkait mengingat liburan Nataru sanggup menarik banyak masyarakat yang berlibur ke berbagai daerah.
Liburan akhir tahun menarik ribuan kendaraan meninggalkan Jakarta menuju tempat wisata seperti Puncak Bogor atau menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Apalagi liburan Nataru 2022 ditandai dengan dicabutnya PPKM oleh pemerintah sehingga memungkinkan banyak warga masyarakat yang melakukan liburan.
Para petugas pun sigap melayani masyarakat dengan memantau pergerakan penumpang dan kendaraan yang membawa mereka. Keselamatan dan kenyamanan penumpang diutamakan.
Para petugas pun bergerak cepat memantau kendaraan yang bertolak ke tempat tujuan. Protokol kesehatan diterapkan pada semua pihak, terutama sopir dan penumpang. Setiap bus yang berangkat dari terminal bus mengikuti proses pemeriksaan ketat. Demikian pula para penumpang mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh tenaga pelayan medis yang disiapkan pada terminal.
Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jofar, mengatakan, setiap penumpang yang berangkatkan dari Terminal Bus Tanjung Priok wajib mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
“Setiap hari ada 5 sampai 6 orang tenaga medis yang disiapkan di terminal untuk mengecek kesehatan sopir dan penumpang. Terdapat posko pelayanan bagi penumpang. Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Jakarta Utara, di mana terdapat 6 puskesman yang siap melayani masyarakat,” tutur Jofar kepada awak media.
Para penumpang yang membeli tiket secara offline mendapatkan pemeriksaan kesehatan lewat aplikasi Peduli Mandiri, yang menunjukkan data vaksinasi penumpang.
Lonjakan penumpang di Terminal Tanjung Priok terjadi pada 24 dan 25 Desember. Setelah itu terlihat gerak yang melandai. Sehari sebelum malam tutup tahun, tak terlihat berarti lonjakan penumpang yang berangkat dari terminal ini.
“Lonjakan itu hanya sekitar 10 persen, dan tujuannya ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara penumpang tujuan Sumatera terbilang kurang yang naik dari Tanjung Priok,” tambah Jofar.
Hafis, seorang penumpang yang berangkat menuju Wonosari, Jawa Tengah, mengatakan, layanan transportasi di Jakarta, saat ini, sudah sangat bagus. Dia juga mengakui kinerja para petugas yang bagus dan lancar dibandingkan situasi beberapa tahun lalu. “Transportasi darat kita makin bagus,” ujarnya.
Sementara Kepala Pospol Sektor Stasiun Tanjung Priok IPDA Denis Oktomis mengatakan, layanan liburan Nataru 2022 semakin kondusif. Kesadaran masyarakat calon penumpang kian meningkat terkait dengan protokol kesehatan.
“Saya juga melihat kondisi keamanan masyarakat Tanjung Priok juga kondusif. Semua faktor saling terkait sehingga membuat liburan tahun ini terlihat lancar, baik pada Terminal Bus maupun stasiun kereta KRL Tanjung Priok,” tuturnya.
Liburan Nataru terhitung sejak 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023.
Semua pihak telah bekerja, berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik. Penanganan transportasi saat liburan mencerminkan peradaban sebuah masyarakat yang terus tumbuh dan berkembang dalam pelbagai proses kehidupan.
#MCN/RIKA/RED



More Stories
Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H Di Gelar Kemenag RI
Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H/2026 Jatuh Pada 21 Maret, Siapkan Dukungan Penuh Untuk Masyarakat
Kemenag Resmi Tetapkan 19 Februari 2026 Sebagai Awal Ramadan 1447 H