![]()
Jakarta – MCN.com -Pendidikan di Indonesia memiliki karakter tersendiri dalam ikut memberdayakan masyarakat Indonesia. Karena itu, pendidikan kita tak perlu meniru sistem pendidikan di negara-negara lain. Kita punya karakteristik sendiri di negara kita sehingga kita bisa menentukan model seperti apa yang kita ingin terapkan di dalam negeri kita supaya anak-anak kita bisa mengelola negaranya sendiri.
Hal itu dikatakan Hj. Himmatul Allyah, S.Sos., M.Si, anggota MPR RI/DPR RI Fraksi Partai Gerindra, dapil DKI II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Luar Negeri), dalam acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/7/2022). Ikut hadir pada kegiatan itu wakil Camat Menteng Maulana Saleh dan Dr. Dian Pratama Spog, anggota DPRD Dapil 1 Jakarta Pusat Komisi E.
Menurut Himmatul Allyah, pendidikn merupakan faktor penting dalam membangun peradaban bangsa. Karena itu perlu adanya suatu desain pendidikan yang mampu membentuk masa depan generasi muda Indonesia.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan dan kebudayaan, pemuda dan olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta perpustakaan, Himmatul Allyah selalu beruaha agar pendidikan di Indonesia berjalan semestinya.
“Karen itu kita terus mendorong pemerintah untuk tidak setiap ganti menteri ganti kebijakan, tetapi berupaya membentuk suatu sistem pendidikan di mana dalam berapa puluh tahun ke depan kita bisa mendesain pendidikan yang membentuk generasi muda sesuai karakter bangsa kita. Karena itu, kita tidak perlu meniru sistem pendidikan bangsa lain,” ujar srikandi Gerindra ini.
Hj. Himmatul berpendapat, pendidikan di Indonesia memiliki karakteristik sendiri sehingga kita bisa menentukan model pendidikan seperti apa yang bisa diterapkan di dalam negeri, agar kelak anak-anak Indonesia dapat mengelola negaranya sendiri dan berperan aktif dalam dunia sekitar. Menurut Himmatul, mereka harus bisa berinteraksi dalam dunia dan memberikan waktu serta tenaga kepada bangsa dan negara Indonesia.
“Karena itu kami terus mendorong pemerintah membuat sistem pendidikan yang tepat dan masyarakat dapat mengikuti sistem pendidikan yang ada, tidak ketinggalan zaman, tapi juga tidak meninggalkan nilai-nilai budaya dan agama,” ujar anggota MPR RI/DPR RI Fraksi Partai Gerindra.
Pejuang politik dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta II (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri).
Awal karier ditempuh di dunia broadcasting sebagai reporter dan pembawa acara radio. Selama hampir 23 tahun sejak 1989, ia menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Ia memutuskan terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPD dari Provinsi Banten pada tahun 2014. Saat ini, ia ditugaskan Fraksi Gerindra DPR RI menjadi anggota Komisi X DPR RI, yang membidangi pendidikan dan kebudayaan, pemuda dan olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta perpustakaan.
Melalui kemitraan dengan Kemendikbud, ia terus memperjuangkan nasib guru honorer dan tenaga kependidikan di Indonesia. Selain sebagai anggota Komisi X DPR RI, srikandi Partai Gerindra ini juga menjadi anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI yang bertugas melakukan diplomasi parlemen dengan negara-negara sahabat di seluruh dunia.
Dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Hj. Himmatul Aliyah ajak kita semua untuk menjaga 4 Pilar, yaitu Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945. “Sebagai anggota MPR saya juga mempunyai tugas mensosialisasikan 4 Pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, jadi itu 4 pilar kita,” ujarnya.
Himmatul Alliyah menekankan pentingnya mempertajam pengetahuan tentang Pancasila yang menjadi ideologi bangsa kita bagi kehidupan, terutama seperti sekarang ini kita sedang menghadapi pengaruh-pengaruh yang luar biasa dari teknologi informasi, yang dapat menjadi ancaman kesatuan bangsa. * (Rika)
#MCN/RZ-HN/RED



More Stories
Prof Dr Ali Mochtar Ngabalin Apresiasi Kegiatan FPMM Gelar Peringatan Maulid Nabi
Khitanan Massal Digelar DPP FPMM Kolaborasi Bersama Partai Demokrat, Inggrid Kansil: Umar Key Punya Visi Sosial Tinggi
MK Putuskan Elvis Tabuni dan Naftali Akwal Pemenang Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak Papua