Mei 24, 2026

Meta Indonesia Luncurkan Fitur Pengamanan Konten Akun Remaja, Wujudkan Ruang Digital Lebih Aman

Spread the love

Loading

Jakarta – Mediacitranusantara.com – Meta Indonesia menggelar acara Cerdas Digital 2026: Anak Remaja Aman, Orang Tua Tenang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) serta ECPAT Indonesia. Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Keluarga Internasional, sekaligus menjadi momen pengumuman pembaruan fitur Akun Remaja Instagram.

Pembaruan ini menghadirkan pengaturan konten bawaan yang terinspirasi dari klasifikasi usia film 13+ dan disusun berdasarkan masukan dari para orang tua, guna memastikan pengalaman daring yang lebih aman dan sesuai usia bagi remaja. Acara ini juga menjadi wujud upaya mendorong kolaborasi lintas pihak untuk menciptakan ruang digital yang sehat bagi anak muda di Indonesia.

Alexander Sabar, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah yang diambil Meta.

“Upaya penerapan pengaturan konten berbasis usia ini menunjukkan bahwa perlindungan anak di ruang digital membutuhkan kerja sama nyata antara pemerintah, penyedia layanan, orang tua, dan masyarakat. Kami berharap langkah ini menjadi standar yang diikuti seluruh penyelenggara sistem elektronik, demi mewujudkan lingkungan digital yang aman, sehat, dan sesuai dengan usia anak Indonesia.”

Berni Moestafa, Kepala Kebijakan Publik Meta Indonesia, menjelaskan bahwa pembaruan ini melengkapi kebijakan yang sudah berjalan, seperti pembatasan konten seksual sugestif, gambar mengganggu, dan promosi produk dewasa. Kini perlindungan diperluas dengan membatasi tampilan konten berbahasa kasar, adegan berisiko, serta unggahan yang mendorong perilaku berbahaya atau ilegal.

Teknologi penyaringan ini diterapkan secara menyeluruh di Instagram dan Facebook, mencakup:

✅ Pembatasan Interaksi: Remaja tidak dapat mengikuti atau berkomunikasi dengan akun yang rutin membagikan konten tidak layak, begitu pula sebaliknya.

✅ Penyaringan Pencarian: Kata kunci terkait topik sensitif atau dewasa termasuk yang disamarkan atau salah eja akan dibatasi.

✅ Pengaturan Tampilan: Konten yang tidak sesuai usia tidak akan muncul di Beranda, Jelajah, Reels, Cerita, Komentar, maupun pesan langsung.

✅ Pengalaman AI: Jawaban dan reaksi fitur kecerdasan buatan juga disesuaikan agar tetap sesuai untuk pengguna berusia 13 tahun ke atas.

Bagi orang tua yang menginginkan pengamanan lebih ketat, tersedia opsi “Konten Terbatas”, yang tidak hanya menyaring konten lebih ketat, tapi juga membatasi kemampuan remaja untuk melihat, memberikan, atau menerima komentar.

Dalam sesi diskusi bertema “Pola Asuh Cerdas di Era Digital”, Ersa Mayori – figur publik sekaligus orang tua – mengapresiasi kehadiran fitur ini.

“Seringkali kami sebagai orang tua merasa tertinggal memahami dunia digital anak. Fitur yang disediakan Meta sangat membantu, mulai dari menyaring konten hingga mengatur waktu penggunaan, sehingga kami bisa menetapkan batasan tanpa harus melarang mereka berinteraksi di dunia maya.”

Untuk terus memperkuat literasi digital, Meta bersama ECPAT Indonesia akan meluncurkan Lokakarya Pengasuhan Digital Cerdas. Program ini akan diselenggarakan mulai tahun 2026 di Yogyakarta, Denpasar, Batam, dan Kupang, dengan tujuan membekali orang tua dengan pengetahuan dan cara praktik mendampingi anak. Inisiatif ini juga bertujuan membentuk komunitas pendidik di tingkat daerah agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak keluarga.

“Peran orang tua sangat krusial dalam membangun kebiasaan digital yang sehat. Melalui kerja sama ini, kami berharap semakin banyak keluarga yang memiliki bekal untuk mendampingi anak menjelajahi dunia digital dengan aman,” ujar Andy Ardian, Koordinator Nasional ECPAT Indonesia.

Ke depannya, Meta akan terus mengembangkan alat dan program yang mudah digunakan, guna mendukung keluarga Indonesia dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di dunia digital.