April 22, 2026

Linda Susanti Curiga Ada Oknum Pengacara dan Penyidik KPK Bermain di Balik Layar

Spread the love

Loading

Jakarta – MCN.com – Linda Susanti menyampaikan kecurigaannya bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan “informasi sesat” yang melibatkan oknum pengacara dan penyidik dalam kasusnya.

Tanggapan ini muncul setelah KPK memberikan pernyataan terkait laporan Linda terhadap seorang penyidik ke Bareskrim Polri. KPK menyebut adanya dugaan pemalsuan dokumen berita acara penyitaan oleh oknum tertentu. Linda menilai pernyataan ini justru membuktikan bahwa dirinya dipermainkan oleh oknum penyidik KPK.

“Pernyataan yang disampaikan jubir KPK merupakan bukti dan fakta nyata bahwa selama ini saya dipermainkan oleh oknum penyidik,” tegas Linda.

Linda menduga ada oknum pengacara yang sengaja memberikan informasi keliru kepada pejabat internal KPK, sehingga laporan yang sedang berlangsung justru diremehkan.

“Seharusnya, jika ini adalah penegakan hukum yang transparan dan mengedepankan keadilan, pihak KPK memanggil saya secara resmi untuk bertemu dengan oknum penyidik tersebut dalam satu meja. Tujuannya agar pihak KPK yang tidak mengetahui peristiwa ini dapat menilai secara objektif,” ujarnya.

Linda juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, ia masih menerima pendekatan informal dari oknum penyidik KPK. Penyidik tersebut beberapa kali mencoba mengajak bertemu di luar lingkungan resmi KPK.

“Sampai sekarang masih ada penyidik KPK yang mencoba menghubungi saya untuk bertemu di luar kantor. Ini bukti ada sesuatu yang tidak beres. Proses hukum itu harus transparan, bukan dilakukan lewat jalur-jalur gelap,” ungkap Linda.

Linda menegaskan bahwa pelaporannya ke Bareskrim bukan tanpa dasar. Ia memiliki bukti dugaan penyimpangan prosedur dalam penyidikan dan penyitaan aset miliknya, termasuk ketidaksesuaian dokumen Berita Acara, hingga dugaan manipulasi yang dinilai merugikan dirinya.

“Saya mendapatkan dokumen tersebut dalam bentuk file PDF yang dikirimkan langsung oleh penyidik KPK melalui pesan WhatsApp, dan ada pendekatan-pendekatan tidak resmi. Itu semua harus diusut,” kata Linda.

Linda mendesak KPK untuk melakukan penegakan hukum secara transparan dan menekankan pentingnya pemeriksaan internal terhadap oknum penyidik serta pihak luar yang diduga mempengaruhi objektivitas lembaga tersebut.

“Kalau memang KPK bersih dan independen, mereka harus berani memanggil saya untuk konfrontasi. Jangan hanya mendengar sepihak tapi menutup mata terhadap peristiwa yang sudah terjadi. Dalam waktu dekat, saya akan melaporkan perkara ini ke Dewas KPK,” tutup Linda. **(Rika)