Mei 26, 2026

Ketua Umum FPMM Umar Key Terima Penghargaan dari Mahasiswa-Pelajar Pelauw dan Jailolo di Jakarta

Spread the love

Loading

Jakarta – MCN.com – Ketua Umum DPP Front Pemuda Muslim Maluku, H. Umar Key Ohoitenan, S.H menerima penghargaan dari Keluarga Besar Jailolo dan Keluarga Besar Pelauw di Jakarta. Sertifikat Penghargaan berupa sertifikat itu diterima Umar Key di Markas Besar Front Pemuda Muslim Maluku, di kompleks Binalindung, Kota Bekasi, Selasa (9/9/2025).

Penghargaan itu diberikan para mahasiswa dan pelajar Pelauw dan Kailolo atas jasa Umar Key dan FPMM yang selalu mendukung kegiatan-kegiatan mereka dengan pelbagai partisipasi dan sumbangan.

“Hari ini kami berkunjung ke Markas Besar Front Pemuda Muslim Maluku, yang menjadi rumah bagi kita masyarakat Maluku. Kami serahkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Umar Key, yang tiada hentinya memperhatikan kami dan mendukung kegiatan-kegiatan kami,” ujar ketua panitia.

Pada kesempatan yang sama mereka juga menyerahkan penghargaan kepada Bapak Latuconsina, salah satu narasumber pada kegiatan ilmiah pada bulan Agustus lalu.

Dengan senang hati Umar Key menerima pemberian sertifikat penghargaan itu dari ketua panitia yang datang bersama rombongannya. Ada rasa haru yang membersit pada wajah Ketua Umum FPMM itu saat menerima penghargaan tersebut dari adik-adiknya sendiri.

Selama ini, Umar menaruh perhatian serius pada pendidikan anak muda Maluku di Jakarta. Dia mendorong mereka untuk menimba ilmu dan keterampilan sebagai modal hidup di masa depan.

“Terima kasih atas penghargaan ini. Semoga ke depan, FPMM tetap mendukung kegiatan-kegiatan para anak muda Maluku di Jakarta. Warga Pelauw adalah anggota keluarga besar FPMM. Karena itu kita harus saling menghormati dan mencintai satu sama lain,” tutur Umar kepada rombongan pelajar dan mahasiswa yang mendatangi kediamannya.

Sebagai Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku, Umar menyadari tanggung jawab besar yang ia ikut pikul, terutama dalam menjaga hubungan baik antar anak Maluku di Jabodetabek.

Demikian pula, para mahasiswa, pelajar, dan pemuda Maluku tersebut memandang sosok Umar Key sebagai pemimpin mereka dan tempat mereka berkeluh kesah.

Sudah sangat sering mahasiswa dan para pemuda itu datang berkonsultasi ke kediaman Ketua Umum FPMM itu. Di situ, Umar mendengar keluhan mereka, tetapi juga memberi nasihat dan pandangan seperti seorang kakak kepada adik-adiknya.

Umar Key juga mengikuti perkembangan masyarakat di Maluku. Belum lama ia datang ke sana dan memberikan bantuan kepada dua desa yang terlibat konflik, yaitu Desa Hila dan Desa Hunuth.

Konflik yang baru adalah pertikaian antara warga Desa Kailolo dan Desa Kabauw di Pulau Haruku, yang menyebabkan korban jiwa.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto, Pangdam XV Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo dan Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir terlibat langsung dalam proses mediasi kedua pihak.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku, Umar Key, saya minta tolong kepada kita Keluarga Besar Kailolo dan Keluarga Besar Kabauw, yang hari ini saya lihat di media sudah terjadi konflik kembali. Saya sungguh minta, agar kita ingat kembali budaya pela-gandong yang dibangun dan dipelihara oleh leluhur kita. Budaya itu ajarkan kita untuk saling memperhatikan satu sama lain, saling mencintai, tidak konflik. Kita tidak dapat apa-apa dengan konflik itu,” tutur Umar Key lewat media tiktok miliknya.

Ketua Umum FPMM itu juga meminta agar para pemuda Desa Kailolo dan pemuda Desa Kabauw yang ada di Jakarta untuk tidak ikut terlibat dan memprovokasi. Umar mengatakan pimpinan di daerah sanggup melakukan mediasi pada pihak-pihak yang bertikai.

Sebaliknya, Umar berharap pemuda Kailolo dan Kabauw di Jakarta tampil sebagai obor perdamaian kepada mereka yang ada di Maluku.

Ketegangan antar warga kembali pecah di wilayah perbatasan Negeri Kabauw dan Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Maluku, Selasa (9/9/2025).

**(Rika)