Juni 24, 2026

Anak Muda Jakarta Butuh Ruang Ekspresi Diri, Pratama Nugraha: Konsep Ridwan Kamil Lebih Praktis dan Rasional

Spread the love

Loading

Jakarta – MCN.com – Diskusi hangat terjadi saat calon gubernur Jakarta Ridwan Kamil bertemu dengan anak muda Jakarta di Fanta Headquarters, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2024). Ridwan Kamil yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, menawarkan beberapa konsep kunci memajukan Jakarta menuju kota global.

Dihadiri anak muda dari pelbagai latar belakang profesi, Ridwan Kamil sadar bahwa anak muda Jakarta berada dalam dilema panjang. Usai kuliah, mereka sulit memiliki pekerjaan. Setelah dapat kerja, mereka sulit memiliki rumah. Sekarang ini jarak antara rumah dan tempat kerja mereka sangat jauh. Tenaga, waktu, dan uang habis untuk sampai di tempat kerja. Dampaknya, banyak yang kelelahan dan stres. Fenomena masyarakat urban Jakarta seperti itu ditangkap dengan baik oleh Ridwan Kamil.

Ridwan menawarkan beberapa konsep, misalnya membangun hunian di atas pasar-pasar atau stasiun kereta api. Bangunan harus vertikal dan menampung banyak penghuni. Jarak rumah ke kantor juga harus pendek, maka lokasi kantor tidak boleh jauh dari tempat tinggal. Konsep Jakarta yang lebih hijau dan lebih aman serta memiliki ruang publik untuk ekspresi diri disukai anak muda.

Bendahara Umum Profesional Jakarta, Pratama Nugraha, mengapresiasi konsep Ridwan Kamil membangun Jakarta ke depan sebagai kota global. “Saya anak Jakarta dari komunitas bisnis, ya.Jakarta masih tetap menjadi pusat ekonomi dan bisnis Indonesia. Katakanlah 70 persen ekonomi Indonesia masih berputar dan berpusat di Jakarta dan Jawa. Semua perusahaan dan induk perusahaan dan bisnis ada di Jakarta. Sehingga kalau regulasi dari pemerintah jelas, maka bisnis pun berjalan lancar,” ujar Pratama di sela kegiatan itu.

Menurut Pratama, Ridwan Kamil bertekad membuat Jakarta lebih maju lagi. Kata Ridwan, Jakarta harus menjadi kota yang nyaman agar perusahaan besar bisa masuk dan menyerap banyak tenaga kerja. Konsekuensinya, bisnis pun tambah maju. “Kita punya peluang bisnis di Jakarta akan lebih terbuka lagi dan maju. Apalagi seiring marketing yang bagus, maka pemasukan akan tambah bagus,” tambah Pratama.

Pratama Nugraha melihat anak muda Jakarta tidak punya ruang untuk mengekspresikan diri, akhirnya terjebak pada perilaku negatif. Ridwan menjawab persoalan seperti ini dengan membangun Jakarta yang lebih nyaman, menyediakan ruang publik yang terbuka bagi ekspresi diri dan keluar dari stres, dan menyediakan lapangan kerja serta kemudahan akses mendapat pekerjaan.

Dia menambahkan, fenomena bonus demografi di Jakarta harus bisa dikelola dengan bijak. Generasi muda kita harus berkualitas agar tidak jadi beban negara. “Kalau Jakarta bisa lebih maju lagi dengan tingkat pertumbuhan ekonominya 5 persen, semuanya akan lebih sistemik, mulai dari hulu ke hilir, akan berjalan. Bisnis pada bagus dan lancar,”tutur Pratama.

Menurut Pratama, semua bisnis akan menarik bagi anak muda Jakarta. Dia memberi beberapa contoh. “Lihat saja, bisnis cuci mobil yang buka Franchise juga ada. Rumah makan Padang yang buka franchise juga ada. Toko kelontong yang buka franchise juga ada. Semua bisa, asal kita mau kerja keras. Inilah Jakarta, kota peluang bisnis. Apa saja bisa berhasil,” tambahnya.

Pratama Nugraha sebagai representasi anak muda Jakarta berharap pemimpin Jakarta bisa lebih peduli pada masa depan generasi mudanya. Dia yakin, rencana Ridwan Kamil bisa terwujud memajukan Jakarta sebagai kota global. Apalagi, menurut Pratama, program dan solusi yang ditawarkan Ridwan Kamil untuk Jakarta itu lebih praktis dan rasional. **(Rika)