![]()
Bekasi – MCN.com – Menjelang keberangkatan umroh 9 orang anggota dari Keluarga Besar Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), maka digelar acara “Tasyakuran Umroh Keluarga Besar FPMM” di Aula UK Perumahan Nirvana Regency Pondok Gede, Bekasi, Kamis (10/7/2025).
Keberangkatan ke-9 orang jamaah merupakan tamu undangan untuk umroh, ini perhatian yang sangat disyukuri bahwa dari anggota keluarga besar FPMM, dibiayai oleh Ketua DPP FPMM Haji Umar Ohoitenan, S.H atau yang biasa dikenal sebagai Umar Key. Mereka adalah Sri Harmami Oesman, Sri Rahayu Ohoitenan, Amina Rahawarat, Manyih Suhani, Rohim, Adin Samual Ibrahim, Margo Cahyo Saputra, Rumlan Ohoitenan, dan Hasan Yeubun.
Ini bukan pertama kali Ketua DPP FPMM itu memberangkatkan jamaah umroh ke tanah suci. Sebaliknya, sudah berkali-kali H.Umar Ohoitenan memberangkatkan jamaah untuk umroh seperti ini, sehingga bila dihitung sudah puluhan orang yang ia berangkatkan umroh.
Atas kebaikan hatinya itu beserta keluarganya, para peserta umroh berjanji ikut mendoakan H. Umar Ohoitenan dan keluarganya bila mereka sudah berada di sana.
Hadir pada kegiatan tasyakuran umroh ini Ketua Umum DPP Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Haji Umar Ohoitenan, S.H serta para istri, Wakil Ketua Umum Drs Syahril Wasahua, Sekjen DPP FPMM Elbarack Masyur Husain, Drs Hasan Yeubun , Drs H. Dahlan Rahayaan, Drs H. Qosim Matdoan, H. Husein, dan para imam besar Masjid Ar-Romlah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda FPMM. Hadir juga Lurah Jati Cempaka dan Ketua Umum Bravo 5 Ali Banser Marasabessy.
Acara diawali dengan pembacaan Alquran di mana jamaah panjatkan doa dan niat agar perjalanan umroh ini mendapatkan rahmat dari Allah dan juga agar Allah SWT memperkenankan kesembilan jamaah umroh ini menjadi tamu Allah di sana.
Kemudian, diadakan pembacaan ayat suci Alquran oleh R. Aditya Ohoitenan dan Gusti Ohoitenan. Keduanya membacakan ayat suci dengan suara yang merdu dan menggetarkan hati jamaah yang hadir.

Dalam sambutannya yang mewakili Ketua Umum DPP FPMM, H. M. Syahril Wasahua selaku Wakil Ketua DPP FPMM, mengatakan, berangkat umroh bermakna menjadi tamu Allah. Peserta umroh juga akan mengunjungi makam Nabi Muhammad SAW.
“Kita hadir di sini dalam rangka mengulangi proses perjalanan umroh. Kegiatan tasyakuran umroh di kediaman Bang Umar Ohoitenan sudah sering kita lakukan. Saya tidak bisa hitung lagi ini keberangkatan ke berapa yang Bang Umar berangkatkan,” tutur Syahril.
Umroh anggota keluarga besar FPMM kali ini dipimpin langsung oleh istri tertua Umar Ohoitenan, yakni Sri Rahayu Ohoitenan.
“Semoga perjalanan umroh ini bisa membawakan banyak hasil. Atas nama keluarga dan atas nama organisasi, saya hanya pesan satu hal: tolong doakan bang Umar Ohoitenan selaku Ketua Umum DPP FPMM, sebagai abang kami, sebagai keluarga kami. Doa ini khusus agar Allah panjangkan umurnya, Allah mudahkan segala urusannya, Allah angkat dan keluarkan beliau dari berbagai masalah,” pinta Syahril
Wakil Ketua FPMM itu mengatakan, lewat tangan Bang Umar, rezeki dari Allah diberikan kepada kita untuk berangkat umroh.
Pembacaan Tausiah oleh Drs. Haji Qosim Matdoan, yang dilanjutkan pemberian amplop uang belanja kepada ke-9 jamaah umroh oleh para istri dan putri-putri H. Umar Ohoitenan.
Merenungkan kehidupan seorang Umar Ohoitenan, Syahril mengatakan, Umar Ohoitenan merupakan sosok dan pribadi yang luar biasa. Umar selalu memikirkan nasib orang lain dan dengan pelbagai cara ia ungkapan kepeduliannya kepada orang lain.
Salah satunya adalah dengan memberi kesempatan kepada orang lain untuk umroh. Seluruh biaya umroh ditanggung Umar Ohoitenan. Itu suatu biaya yang tidak sedikit, apalagi donasi itu ia berikan dari tahun ke tahun.
Umar juga memiliki banyak program yang bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari mereka yang tersisihkan dan kurang mendapat perhatian pemerintah. Realitas sosial yang kurang manusiawi itulah yang menggerakkan hati Umar untuk melangkah membantu mereka yang berkekurangan.
Di balik semua program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh FPMM, terbesit hati Umar yang sesungguhnya, yaitu seorang muslim yang taat kepada Allah dan peduli pada sesama lewat pelbagai kebaikan yang ia berikan dengan tulus dan senang hati.
Semangat rohani sebagai seorang muslim, yang selalu mendekatkan hatinya kepada Allah SWT itulah yang membuat Umar selalu gelisah melihat situasi masyarakat yang masih jauh dari sejahtera. Dari itu lah Umar tidak bisa diam. Hatinya selalu tergerak untuk mencintai orang lain lewat aksi-aksi kemanusiaannya bersama FPMM seperti donor darah dan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
Umar Ohoitenan semakin dikenal sebagai sosok yang bersahabat dengan semua pihak untuk bersama-sama membantu mereka yang kurang mampu. **(Rika)



More Stories
Peringati HUT Ke-40, Lanal Bengkulu Salurkan Bantuan Sembako Ke Panti Asuhan
Sikap dan Pernyataan Ketua Umum FPMM Umar Kei Terhadap Peristiwa di Maluku Tenggara
Lanal Bengkulu Laksanakan Bakti Sosial Pembersihan Kawasan Benteng Marlborough