![]()
Bekasi – MCN.com – Tokoh masyarakat Papua, Komjen Pol (Purn) Drs Paulus Waterpauw, M.Si, mendatangi rumah kediaman Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) H. Umar Ohoitenan, S.H untuk menyerahkan seekor sapi. Paulus mengatakan sudah menjadi kebiasaan dalam masyarakat Indonesia untuk saling membantu sesama, terutama pada perayaan keagamaan.
Paulus Waterpauw merasa tak asing dengan warga kompleks Masjid Ar-Romlah, Bina Lindung, Bekasi, dan selalu memanggil Ketua DPP FPMM Umar Ohoitenan dengan sebutan “adik”, panggilan khas orang Indonesia bagian timur.
Paulus tak menyebut berapa berat sapi yang ia serahkan kepada panitia hewan kurban. Tetapi, dia hanya mengatakan sebagai orang Indonesia, dirinya selalu peduli membangun persaudaraan dan kekeluargaan dengan siapa saja.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat dan mantan Penjabat Gubernur Papua Barat itu mengatakan perayaan Idul Adha sangat relevan dengan kehidupan bersama dalam masyarakat yang ditandai semangat gotong royong.
“Kebetulan, hari ini saya punya waktu datang ke sini, dan pada momen Idul Adha kita diingatkan untuk memberi sesuatu dari apa yang kita miliki untuk sesama yang membutuhkan,” ujar putra Papua yang memiliki karier gemilang di Kepolisian RI dan pemerintahan sipil.
Menurut Paulus, masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang suka membantu sesama. Hal ini merupakan hasil temuan penelitian secara internasional yang menempatkan masyarakat Indonesia sebagai bangsa yang suka membantu mereka yang sedang kesulitan dalam hidup.
Dia berharap, semangat saling membantu dan peduli itu terus dipelihara dan dikembangkan dalam masyarakat. Secara pribadi Paulus mengatakan bahwa sikap peduli sesama itu tertanam dalam dirinya berkat ajaran dan nasihat orangtuanya di Papua.
Karena itu, sejak dia merantau ke Surabaya pada usia yang masih belia, dia dapat hidup harmonis dengan siapa saja, hingga dirinya masuk polisi. Perjalanan hidupnya ditandai dengan semangat menghormati sesama.
Lahir di Fakfak, Paulus merintis karir gemilang di Kepolisian RI. Pada 2011 dia sebagai Wakapolda Papua, Kapolda Papua Barat (2014-2015), Kapolda Sumatera Utara (2017-2018), Kapolda Papua, Kabaintelkam Polri (2021), Penjabat Gubernur Papua Barat (2021). Paulus pernah menduduki jabatan sebagai Deputi Kemendagri pada 2021.
Bagi Paulus, yang terpenting dalam hidup ini adalah semangat untuk saling menghormati dan membangun empati. Dengan sumbangan satu ekor sapi itu, maka ada 6 ekor sapi yang disembelih di Masjid Ar-Romlah, Bekasi. **(Rika)



More Stories
Waka BGN Siap Bersihkan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi PMJ Ungkap 127 Kasus Kejahatan Jalanan
Kompolnas Dukung Langkah Polda Metro Jaya Tekan Kejahatan Jalanan di Jakarta