![]()
Bintan,- MCN.com – Komandan Lanal Bintan Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, S.E., M.M., hadir pada acara Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Terluar, bertempat di Kantor Bupati Bintan, Rabu (21/05/2025).
Pemberdayaan tersebut terkait edukasi atas ketidaktahuan dan minimnya pemahaman nelayan terkait batas teritorial, karena sering terjadi pelanggaran batas maritim yang dilakukan oleh nelayan. Pemberdayaan masyarakat nelayan di pulau-pulau kecil terluar sangat diperlukan agar daerah-daerah tersebut tetap terawasi, dan masyarakat daerah-daerah tersebut menyadari dan merasakan bahwa keberadaan mereka sebagai masyarakat pulau-pulau kecil terluar dan terpencil merupakan Garda Terdepan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, mencintai negaranya dan memiliki kesadaran bela negara yang tinggi.
Daerah Kepri mendapat perhatian khusus karena daerah yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga. Persoalan pelanggaran batas maritim yang banyak terjadi pada nelayan, maka dirasa perlu dilakukan pemberdayaan dan edukasi terkait pemahaman pentingnya nelayan pesisir agar tidak melewati batas-batas teritorial itu. Tujuan lain yang akan dilakukan BNPP RI hingga empat hari kedepan diantaranya meningkatkan keterampilan pengunaan alat navigasi laut, meningkatkan peran aparatur Pemerintah Daerah dalam pengawasan batas negara. Kemudian terbangunnya Pilar Titik Referensi (PTR) di Pulau Berakit yang hilang akibat abrasi. Terakhir dapat ditemukannya PTR Tanda Batas di Pulau Sentut, Desa Mapur Kecamatan Bintan Pesisir.
(Pen Lanal Bintan)



More Stories
Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H Di Gelar Kemenag RI
Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H/2026 Jatuh Pada 21 Maret, Siapkan Dukungan Penuh Untuk Masyarakat
Kemenag Resmi Tetapkan 19 Februari 2026 Sebagai Awal Ramadan 1447 H