April 23, 2026

Ahmad Yani Renuat dan Amir Rumra Siap Pimpin Kota Tual, Zein Nuhuyanan: Demokrasi Kian Matang di Masyarakat Tual

Spread the love

Loading

Jakarta – MCN.com – Presiden RI Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Mereka yang dilantik terdiri dari 33 Gubernur dan 33 Wakil Gubernur, 363 Bupati dan 362 Wakil Bupati, serta 85 Walikota dan 85 Wakil Walikota.

Pelantikan ini dihadiri sejumlah pejabat negara, antara lain, Menteri Budi Gunawan, Muhaimin Iskandar, Pratikno, Agus Harimurti Yudhoyono, Bahlil Lahadalia, dan Airlangga Hartarto.

Sebelum pelantikan, seluruh kepala daerah dan wakilnya sudah berkumpul di Monumen Nasional (Monas) pada pukul 07.00 WIB. Tepat pukul 09.00 WIB mereka melakukan kirab dari Monas menuju Istana Negara, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wakil Mendagri Bima Arya dan Ribka Haluk. Marching band dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengiring para pemimpin daerah tersebut.

Salah satu walikota yang dilantik pada pagi ini adalah Walikota Tual Akhmad Yani Renuat dan Wakil Walikota Tual Amir Rumra. Pemenangan pemilihan walikota dan wakil walikota Tual 2024 itu tampak terharu saat diangkat sumpah dan dilantik Presiden Prabowo. Ratusan ribu masyarakat Kota Tual pun mengikuti jalannya pelantikan itu dengan hati yang terharu.

Sementara, cukup terlihat warga Tual, terutama para pendukung walikota terpilih Tual, juga ikut hadir di sekitar Istana Negara. Mereka hadir untuk memberikan dukungan moral kepada pemimpin mereka yang dilantik. Bersamaan dengan itu, Bupati Maluku Tenggara Haji M. Thaher Hanubun dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam juga dilantik Presiden Prabowo.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, M. Zein Nuhuyanan, S.Ag, M.Si terlihat hadir di Istana Negara bersama beberapa penyelenggara dan birokrat pemerintahan Kota Tual.

Kepada awak media di Jakarta, Zein Nuhuyanan mengatakan, atas nama pribadi dan keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Walikota Tual H. Ahmad Yani Renuat, S.Sos, M.Si, M.H, dan Wakil Walikota Tual H. Amir Rumra, S.Pi, M.Si. Periode 2025-2030.

Zein Nuhuyanan juga mengatakan, bahwa dirinya dan teman-temannya yang hadir di Istana Negara adalah merupakan ekspresi dukungan kepada pimpinan yang baru. “Kami hadir di sini, antara lain untuk mendukung secara moral dan saling menjaga soliditas diantara penyelenggara pemerintahan Kota Tual. Kita harus mendukung pemerintahan tertinggi yang sah (legitimated) ini dalam rangka menjalankan tugas,” tutur Zein Nuhuyanan.

Dia juga merasa bersyukur karena pemilihan walikota dan wakil walikota Tual tanpa masalah. Begitu pasangan calon terpilih, tak ada lagi sengketa di Mahkamah Konstitusi.”Itu berarti keinginan dari seluruh masyarakat kota Tual terhadap kedua figur ini sangat luar biasa dan sebagai penyelenggara pemerintahan di eselon dua dan eselon tiga yang hadir di Jakarta, kami mendukung pilihan rakyat tersebut,” tambah Zein.

Dia juga mengatakan, masyarakat Kota Tual ikut menyaksikan secara langsung pelantikan ini. Ini suatu kebanggaan tersendiri, karena belum pernah ada pelantikan kepala daerah di Indonesia, seperti hari ini, yaitu dilantik serentak dan disaksikan rakyat seluruh Indonesia.

Menurut Kepala Kantor Dinas dan Kebudayaan Kota Tual ini, pelantikan serentak menunjukan bahwa negara kita adalah negara kesatuan dan salah satu bentuk keakuratan soliditas dan patriotisme kenegaraan kita adalah hadir secara bersama di Istana Negara untuk menyaksikan dan mengikuti secara langsung proses pelantikan.

Sebagai unsur birokrasi dan pemerintahan, Zein Nuhuyanan mengatakan, seorang kepala daerah terpilih ini, apapun kondisi daerahnya, akan tetap menjalankan perintah negara untuk menyelaraskan visi dan misi kepala daerah dengan visi misi Presiden RI.

“Masalah kondisi daerah setempat atau PAD setempat yang kurang, saya kira itu sudah dipikirkan oleh Negara. Sebagai penyelenggara negara dan pelayan masyarakat, kami di unsur birokrasi dan pemerintahan, siap melaksanakan saja,” papar pria asal Dullah Laut, Tual itu.

Terkait dengan kebijakan efisiensi anggaran oleh Presiden Prabowo, Zein Nuhuyanan mengatakan, kita tentu harus mengikuti dan menyerap aspirasi masyarakat kita untuk tetap melakukan efisiensi anggaran dan melakukan kerja-kerja seefektif mungkin. “Ini demi melaksanakan program pemerintah, misalnya makan bergizi gratis, dengan melihat kondisi dan situasi yang ada pada daerah masing-masing.

Sebagai Kepala Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, Zein Nuhuyanan mengatakan akan melihat program makan bergizi gratis agar berjalan dengan baik. Kemudian dilakukan evaluasi pada bagian-bagian yang masing kurang. Tapi, sebagai suatu program negara, program ini tidak akan mengorbankan masyarakat.

Sebagai daerah penyangga dan daerah yang ada di pesisir, pemerintah Kota Tual tentu memahami secara utuh apa yang didesain dan direncanakan oleh pemerintah pusat terkait program makan bergizi garis ini.

Zein menyayangkan sikap sebagian masyarakat yang belum memahami betul program pemerintah di bidang pendidikan ini, sudah cepat-cepat memberi penilaian dan sikap menolak.

“Program ini belum berjalan sepenuhnya. Tapi untuk masyarakat Kota Tual dan sekitarnya, saya melihat belum ada dinamika yang berarti terkait program makan bergizi gratis ini. Saya yakin masyarakat kami di Tual akan memahami semua ini dengan baik dan rasional,” tutur Zein Nuhuyanan kepada awak media di Jakarta, Kamis (20/2/2025).** Rika