![]()
Jakarta – MCN.com – Walikota dan Wakil Walikota terpilih Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, Ludi Oliansyah dan Hj. Bertha Edhar, SH, M.KN, terlihat hadir dalam proses pemeriksaan di Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Minggu (16/2/2025).
Bersama puluhan pasangan gubernur, bupati, dan walikota terpilih, Ludi Oliansyah dan Bertha menjalani pemeriksaan medis.
“Hasil cek kesehatan kami berdua, baik adanya. Mulai dari pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat. Kami siap mengikuti pelantikan pada 20 Februari dan retret hingga 28 Februari 2025,” tutur Ludi ditemani Bertha, kepada awak media di Jakarta. Minggu siang.
Pemeriksaan kesehatan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, dan diikuti pasangan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupat, serta walikota dan wakil walikota terpilih pada Pilkada 2024. Setelah pelantikan, mereka langsung berangkat ke Jawa Tengah untuk mengikuti acara retret bersama Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Sementara, calon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota yang sengketanya sedang diproses Mahkamah Konstitusi akan disusul kemudian.
Ludi dan Bertha mengaku bangga pada proses hukum yang dilakukan Mahkamah Konstitusi dan memberikan putusan yang bijak dan adil
“Kami tidak pernah melakukan kecurangan. Kami ini bukan siapa-siapa. Tapi, hari ini kami terpilih. Kami merangkul semua pihak. Kita semua menjadi sahabat dan bekerja sama demi majunya kota kita, Kota Pagar Alam,” tutur Ludi.
Ludi dan Bertha sangat bangga, secara khusus dengan Tim Luber (Ludi dan Bertha) yang telah bekerja keras, sehingga mereka menjadi pemenang dan terpilih menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam.
Menjadi tugas Ludi dan Bertha menghimpun dan merangkul semua pihak. Kontestasi politik Pilkada 2024 telah usai. “Mari kita bekerja membangun Kota Pagar Alam secara bersama-sama untuk lebih maju. Ke depan memang ada tantangan, maka dengan doa kita dapat menjalankan amanat rakyat ini dengan baik,” ujar Ludi.
Ditanya awak media terkait program yang akan dilaksanakan sesuai janji kampanye politik mereka, Ludi mengatakan program mereka berdua tak jauh berbeda dengan program pemerintah pusat.
Kalau kita hampir selaras dengan program pemerintah pusat .Mengingat mereka lahir di Kota agar Alam yang terkenal dengan agrobisnis dan pariwisata, maka itu yang akan mereka kembangkan.
“Perekonomian Pagar Alam saat ini belum begitu stabil. Kita punya program unggulan, di antaranya, membantu anak-anak sekolah dengan program pakaian seragam sekolah untuk murid SD dan siswa SMP,” ujar Ludi.
Mengingat sekarang terjadi efisiensi anggaran yang dikehendaki Presiden Prabowo, Ludi dan Bertha tetap menentukan skala prioritas mana yang terbaik sesuai janji politik mereka, dengan metode yang disusun. “Memang tidak begitu instan dikerjakan karena anggaran juga sangat terbatas,” ucap Ludi.
Ia menambahkan, kalau di Kota Pagar Alam, untuk fasilitas sarana dan prasarana sekolah, kata Ludi, sudah cukup mumpuni.
“Mungkin kalau ada, tidaklah sampai dari sepuluh sekolah yang akan kita lakukan renovasi sekolah, sehingga anggaran yang ada bisa kita gunakan untuk kebutuhan yang lain,” tambahnya.
Menurut Hj. Bertha, untuk lebih mengembangkan pariwisata, mereka pasti akan melakukan festival untuk memperkenalkan produk-produk UMKM masyarakat Pagar Alam. “Masyarakat itu sudah punya karya kerajinan, karena selama ini mereka sudah dibina melalui para ibu PKK. Tentu kedepan, kita akan buat yang lebih baik, agar lebih terkenal lagi, ujar Bertha, Wakil Walikota Pagar Alam terpilih, 2025-2030.
Walikota Pagar Alam terpilih, Ludi Oliansyah, lebih jauh menambahkan, karena Kota Pagar Alam itu kota agrobisnis, maka mereka akan mengedepankan pariwisata. Para pengunjung tentu membutuhkan produk-produk yang instan, misalnya kuliner, karena mereka butuh makan. Sehingga bisnis UMKM diharapkan tumbuh dan berkembang.
Ludi bercerita, ada salah satu pasar di Pagar Alam yang menjadi legendaris, yaitu Pasar Dempo Permai. Pasar ini merupakan bangunan dua tingkat. “Rencana kami akan direvitalisasi menjadi tiga tingkat, dan di tingkat ketiga itu dimanfaatkan untuk pasar kuliner. Pasar ini akan berubah menjadi pasar tradisional dan pasar modern. Bila selfie dari atas pasar ini akan terlihat deretan pegunungan Bukit Barisan, Gunung Dempo,” jelas Ludi sambil mengajak siapa saja untuk mampir ke Pagar Alam.
“Ke depan kita akan berupaya menghidupkan lagi pesawat dari Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta ke Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam yang selama lima tahun ini kurang beroperasi dengan baik,” harap Ludi.
**(Rika)



More Stories
Lanal Bengkulu Ikuti Apel Gelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi Megathrust Tahun 2026
Bangkitkan Semangat Petualang Sehat, Danlanal Bintan Dukung Pembukaan Jelajah Alam dan Hiking Rally II 2026
Membentuk Generasi Muda Berwawasan Bahari, Danlanal Bintan Pimpin Upacara Pengukuhan Calon Anggota Saka Bahari