![]()
Jakarta – MCN.com -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru tampil di Pekan Kebudayaan Nasional 2023 dengan menghadirkan beberapa pentas seni kebudayaan Aru. Melalui proses kuratorial yang telah dilaksanakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru terpilih untuk menampilkan hasil karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di Pekan Kebudayaan Nasional 2023.
Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) yang merupakan program Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan turut serta berpartisipasi dalam kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2023.
Pekan Kebudayaan Nasional 2023 yang mengusung tema “Kebudayaan untuk Merawat Bumi” sesungguhnya sudah berlangsung sejak Juli 2023. Puncak kegiatannya dilaksanakan di Jakarta pada 20-29 Oktober 2023.
GSMS Kabupaten Kepulauan Aru tampil selama dua hari, Kamis dan Jumat (26-27/10/2023) di Galeri Nasional Indonesia, Jl. Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat. Selain pementasan GSMS Kabupaten Kepulauan Aru, juga diadakan workshop.
Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga, dalam sambutannya, mengungkapkan apresiasinya kepada Direktorat Jenderal Q1Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, karena telah memberi perhatian terhadap pemerintah dan masyarakat di daerah terpencil termasuk Kabupaten Kepulauan Aru. Aru punya potensi sumber daya alam yang luar biasa, yang belum banyak dikenal.
“Malam ini kita semua menyaksikan sebuah penampilan kreatif dari anak-anak Aru di atas pentas. Saya sangat bangga,” tutur Bupati Johan Gonga. Itu bukti inovasi dalam kebudayaan Aru.
Selain mutiara dan teripang, laut Aru berlimpah jenis ikan untuk kebutuhan ekspor. Beberapa perusahaan ikan bermarkas di sini. Sementara di darat, pohon sagu tumbuh di mana-mana dan sagu menjadi kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat Bumi Jargaria ini.
“Terkait dengan makanan pokok sagu. Sagu perlu dilestarikan karena menjadi menu lokal orang Aru. Selain itu, Aru dikenal memiliki sumber daya alam yang mumpuni. “Kita selalu menjaga lingkungan kita di Aru,” tambah Johan Gonga.
Menurut Bupati dr. Johan Gonga, saat ini dan ke depan, Pemda Kepulauan Aru memperioritaskan pengembangan sumber daya manusia Aru lewat pendidikan dan kesehatan. Dia berharap kemajuan pembangunan di daerah kepulauan ini kian maju dan berkembang karena didukung dengan kerja sama pelbagai pihak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru, Adolof Pokar, S.Pi.,M.Si, mengatakan, dengan kegiatan ini anak-anak Aru mendapat kesempatan untuk tampil lebih percaya diri lagi di tingkat Ibu Kota Negara Jakarta lewat karya-karya budaya yang ada di Aru.
“Pentas seni itu memperlihatkan upaya kolaborasi antara musik dan budaya. Nilai-nilainya amat kaya sekali.Dengan demikian, kehadiran anak-anak ini di Jakarta sekaligus menjadi ajang promosi bagi daerah dan kebudayaan Aru,” ujar Adolof.
Sejumlah masyarakat Aru dan warga Maluku yang ada di Jakarta terlihat mengikuti kegiatan ini. Turut hadir dalam kegiatan ini para pejabat dari Pemda Kepulauan Aru, para tokoh dan anggota dari Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya, AMKEI, Front Pemuda Muslim Maluku, Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku, Maluku Satu Gandng Islam Kristen, MIR SSI, MIR SSB, Organisasi Advokat Siwalima Maluku di Jakarta, Organisasi Maluku Utara Bersatu, Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya (KBMTR).
Sejalan dengan semangat Merdeka Berbudaya yang digelorakan Kemendikbudristek, perhelatan PKN 2023 mengusung tema ‘Merawat Bumi, Merawat Kebudayaan’. Tema ini merupakan cerminan dari pengembangan konsep lumbung padi dan praktik gotong royong yang berlaku di Indonesia.
Setelah berbagai rangkaian proses pelumbungan karya di seluruh Indonesia sejak bulan Juli 2023, hari ini Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2023 resmi dibuka di Galeri Nasional Indonesia pada Jumat malam (20/10). PKN merupakan gelaran dwitahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sejak tahun 2019 silam. **(Rika)



More Stories
Danlanal Bintan Hadiri Pembukaan MTQH XIX Tingkat Kota Tanjungpinang
Polri Ukir Prestasi Dunia: Tim Taekwondo Garbha Presisi Juara Umum Di Jepang
1 Mei Jadi Momentum Refleksi Sejarah dan Persatuan Papua Dalam NKRI