![]()
Jakarta -MCN.com -Setelah sukses pada pameran pertama, 2019, industri bus dan coach akan bertemu kembali secara langsung pada Busworld Southeast Asia 2022 di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, 5-7 Oktober 2022.
Pada konferensi pers di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2022), Ketua Umum Asosiasi Karoseri Indonesia Sommy Lumadjeng mengharapkan, agar pameran ini bukan saja dihadiri pemain karoseri, tetapi masyarakat juga bisa mendapatkan edukasi.
“Mereka bisa melihat langsung bus yang diinginkan. Akan ada banyak pabrikan bus yang dihadirkan,” tutur Sommy.
Hadir sebagai narasumber pada konpres itu Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo), Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (Ipomi), Organda, ITPD Indonesia, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTT), Institut Studi Transportasi (Instran) dan PT Global Expo Management.
Industri karoseri merupakan industri perakitan, yang sebagian besar produksinya bersifat manual. Banyak memproduksi bus dan truk.
Industri karoseri melakukan produksi sesuai regulasi sehingga persaingan bisnisnya lebih terbuka dan transparan. Banyak produknya diekspor ke mancanegara, selain menjadi kebutuhan domestik Indonesia.
Sudah tentu pameran Busworld ini diminati oleh para operator bus, agen perjalanan, pusat rental kendaraan dan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan armada bus, serta para pengusaha bus akan menghadiri pameran ini. Sehingga mereka bisa melihat langsung bus yang diinginkan.
Inovasi menjadi penting untuk meningkatkan daya saing industri karoseri, yang berkembang pesat pada era 1970-an dan melebarkan sayap hingga mancanegara.
“Sebetulnya Busworld sudah terlaksana dua tahun lalu. Karoseri-karoseri ini sudah disiapkan sekitar 3 atau 4 bulan. Tentu saja dipersiapkan dengan karakteristik tersendiri, yang menarik perhatian pembeli. Seperti apa modelnya, ini masih rahasia, nanti lihat saja pada 5 Oktober,” ungkap Sommy.
Kata Sommy, ada empat karoseri lokal yang ikut dalam pameran ini. Keempatnya memperlihatkan karakter yang menarik. Walau pameran ini digelar setahun sekali, namun kata Sommy, dampaknya bisa bertahun-tahun karena di situ akan menimbulkan suatu kepercayaan dari pembeli.
Pemerintah, kata Sommy, sangat mendukung pameran ini terutama Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan. “Ini suatu industri padat karya, yang dinaungi pemerintah. Busworld menjadi salah satu jalan masuk untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan yang ada di dalam negeri kita,” tambah Sommy.
Lewat Busworld South-East Asia 2022, Indonesia membuka pintu kepada negara lain untuk datang berbelanja di Indonesia. * (Rika)
#MCN/RZ-HN/RED



More Stories
Dari Laut Untuk Rakyat, Kodaeral I dan PIMA Indonesia Bantu Tingkatkan Kesehatan Warga Pulau Halang
PPAL Perkuat Sinergi Kemaritiman Melalui Kunjungan ke INSA
Lanal Dabo Singkep Gelar Persami KKRI TW II Tahun 2026