![]()
Jakarta – MCN.com -Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) H Surta Wijaya mengapresiasi kinerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya dalam mengayomi masyarakat. Apalagi, wajah Polri semakin humanis dan dekat dengan masyarakat.
Surta Wijaya yang ikut menghadiri malam seni dan budaya dalam rangka perayaan ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-76, merasa kagum dengan pementasan wayang malam itu. Surta bersama 50 kepala desa sebagai perwakilan dari kabupaten diundang menghadiri pentas seni itu.
“Kesan saya, hari ini, Polri benar-benar merakyat. Polri betul-betul mengayomi rakyat, mempersatukan dan mempererat persatuan dan kesatuan. Ini bagus sekali. Kapolri kita memang merakyat. Sehingga ada wayang kulit. Saya kagum. Di sini datang 50 kepala desa perwakilan dari setiap kabupaten,” tutur Ketua Umum Apdesi itu.
Di acara itu, Surta melihat pentingnya sosialisasi nilai-nilai kebaikan yang disajikan dalam pementasan wayang kulit. Nilai-nilai kebaikan itu kita ikut digerus oleh perkembangan ilmu dan teknologi. Menurut Surta, program sosialisasi nilai-nilai itu penting untuk dilanjutkan oleh semua stakeholder yang ada.
Surta Wijaya mengatakan, seperti Polri, para kepala desa juga bertugas mengayomi masyarakat. Tugas itu tertera dalam undang-undang. Menurutnya, Indonesia memang dibangun dari desa, karena desa memainkan peran yang sangat strategis bagi kemajuan sebuah bangsa.
Dia mengingatkan pula bahwa desa menjadi pemasok pangan bagi kota-kota di sekitarnya. Demikian, pembangunan pendidikan di desa akan sangat strategis bagi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.
Itulah kenapa Surta mengusulkan penggunaan lambang negara Burung Garuda dalam korespondensi di tingkat desa, walau ternyata ada peraturan dalam undang-undang yang sudah mengatur penggunaan lambang negara itu.
Dia prihatin melihat tergerusnya kesadaran nasionalisme di tengah masyarakat. Dengan tiadanya mata pelajaran PPKn di sekolah, misalnya, ikut membuat masyarakat memiliki pengetahuan yang minim tentang lambang kenegaraan. Menurutnya, desa menjadi strategis untuk sosialisasi nilai-nilai keindonesiaan itu.
Usai Silarutahmi Nasional (Silatnas) 2022 di Istora Senayan, Jakarta pada Maret 2022 lalu, Surta Wijaya mengatakan Apdesi sudah bersinergi dengan pemerintah. Apdesi mendapat dukungan dan apresiasi dari Presiden Joko Widodo yang hadir pada Silatnas Apdesi 2022 itu.
“Jujur, saya sangat berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang mengharapkan agar dana desa tersebut dapat dijalankan para kepada desa untuk kepentingan desa. Presiden sudah komitmen dengan persoalan desa,” tutur Kepala Desa Babakan Asem, Kabupaten Tangerang, Banten, itu.
Surta berharap, dana desa memudahkan pembangunan di desa lebih maju lagi, baik pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Dengan melandainya Covid-19, pembangunan di desa akan lebih baik ke depan. * (Rika)
#MCN/RZ-HN/RED



More Stories
10 Kepala Desa di Kecamatan Wedung Turut Serta Dalam Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR RI Senayan jakarta
AKSI DEMO PARA KEPALA DESA SELURUH INDONESIA TUNTUT 9 TAHUN MASA JABATAN
Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPP APDESI Periode 2021-2026